23 August 2020, 20:55 WIB

Dinkes Sidoarjo Telusuri Orang yang Kontak Almarhum Plt Bupati


Heru Susetyo | Nusantara

DINAS Kesehatan Kabupaten Sidoarjo melakukan tracing atau penelusuran terhadap orang yang bertemu almarhum pelaksana tugas (Plt) Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, 57, dalam waktu seminggu terakhir. 

Mereka yang pernah berdekatan almarhum diminta swab untuk mengantisipasi menyebarnya covid-19 lebih luas. Mereka ialah keluarga almarhum, orang yang bekerja di rumah pribadi almarhum ataupun rumah dinas, termasuk ajudan, sopir dan petugas keamanan.

Sebelum meninggal, plt bupati juga sempat menghadiri sejumlah kegiatan termasuk sidang paripurna DPRD Sidoarjo pada Rabu malam lalu. Maka, anggota DPRD yang pernah berdekatan dengan almarhum diminta untuk melakukan swab.

Almarhum bahkan juga sempat bepergian ke Jakarta sebelum menghadiri kegiatan paripurna. Orang-orang yang mengiringi bepergian ke Jakarta juga akan dilakukan swab, termasuk orang-orang yang ditemui di Jakarta.

"Swab akan kita lakukan hari Senin (24/8)," kata Kadinkes Sidoarjo dr Sjaf Satriawarman, Minggu (23/8).

Baca juga: Sembilan Guru di Payakumbuh Positif Covid-19

Menurut Sjaf, tracing juga dilakukan pada orang-orang terutama ibu-ibu PKK yang bertemu dengan istri almarhum, Turidatus Salimah. Sebab istri plt bupati tersebut juga diketahui positif setelah dilakukan swab. Istri plt bupati Sidoarjo itu menjalani isolasi mandiri di rumah.

Almarhum Nur Ahmad Syaifuddin dikenal sebagai sosok pejuang penanganan covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Bahkan dia berani memakamkan jenazah korban covid-19 pertama pada saat orang lain takut untuk menguburkannya.

"Saya tahu sendiri beliau sosok yang betul-betul berjuangkeras, satu contoh yang tidak bisa kita lupakan ketika semuanya ketakutan untuk menguburkan jenazah covid, beliau turun tangan langsung menguburkan dengan gagah berani," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji.

Sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo,almarhum sering turun ke lapangan. Beberapa kali almarhum meresmikan Kampung Tangguh Semeru bersama Kapolresta Sidoarjo dan Komandan Kodim 0816.

Almarhum selama hidupnya berdedikasi menangani covidkarena melihat penderita di Kabupaten Sidoarjo tinggi, selalu runner up setelahSurabaya. Namun di tengah kesibukan penanganan covid-19, Nur Ahmad kurang memperhatikan kesehatannya sendiri. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT