17 August 2020, 11:00 WIB

Warga Binaan Ikut Upacara Kemerdekaan di Lapas


Lina Herlina | Nusantara

RUMAH Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (17/8) menggelar upacara peringatan HUT RI ke-75 di halaman kantornya dan diikuti warga binaan. Selesai upacara, pihak rutan juga melakukan pemusnahan barang bukti hasil razia yang dilakukan dalam rutan terhadap warga binaan yang ketahuan membawa barang yang tidak diperbolehkan, seperti senjata tajam dan handphone.

Kepala Rutan Kalas 1 Makassar, Sulistyadi mengungkapkan upacara peringatan kemerdekaan tahun ini memang sedikit berbeda dan harus menerapkan protokol kesehatan. Banyak kegiatan yang tidak dilaksanakan seperti lomba.

"Untuk razia barang bawaan warga binaan, itu dilakukan sejak Januari hingga Agustus ini, dan kita musnahkan bertepatan dengan HUT RI ini. Mereka jelas sudah dilarang bawa itu semua, tapi tetap dilakukan. Jadi kita sita dan hari ini dimusnahkan dengan cara dibakar," ungkap Sulistyadi.

Ia menambahkn, bagi mereka yang kedapatan membawa barang terlarang masuk rutan diberi hukuman tambahan.

"Dan bagi pegawai rutan yang ketahuan bekerja sama dengan warga binaan, maka akan diberi hukuman atau sanksi administrasi kepegawaian," tambah Sulistyadi.

"Jika yang ditemukan narkoba, bisa saja diberi sanksi pemecatan. Intinya kami selalu siap dan waspada terhadap semua hal. Meski semua terlihat tenang kami selalu waspada," sambung Sulistyadi menegaskan.

baca juga: Nakes RSI Siti Hajar Upacara Bendera Berseragam Baju Hazmat

Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, tentu juga ada pemberian remisi bagi warga binaan. Dari 1.629 warga binaan Rutan Makassar, ada 292 yang mendapat remisi dalam rangka HUT RI ke-75 ini. Terdiri dari 69 orang mendapat remisi tiga bulan, 122 orang remisi dua bulan, 111 bulan remisi satu bulan, dan remisi khusus satu orang. 

"Semuanya mendapat remisi umum yang diberikan sehari sebelum hari kemerdekaan, dan dapat remisi masih ada sisa pidana," jelas Sulistyadi. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT