16 August 2020, 09:55 WIB

Beda Dengan Lainnya, MAN 3 Kulon Progo Lahirkan SDM Berkarakter


Siswantini Suryandari | Nusantara

PENDIDIKAN madrasah harus memiliki ciri khas sebagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh lembaga pendidikan lainnya. Salah satu kelebihan itu adalah melahirkan sumber daya manusia lulusan madrasah yang memiliki karakter kesolehan yang kuat.

"Madrasah merupakan lembaga pendidikan yang di dalamnya terdapat integrasi antara ilmu pengetahuan umum dan dan ilmu pengetahuan agama. Sehingga puncak pendidikan madrasah adalah kesolehan. Kesolehan siswa dan alumni merupakan standar keberhasilan pendidikan di madrasah. Madrasah harus memiliki ciri khas sebagai kelebihan yang tidak dimiliki lembaga pendidikan lainnya," kata Inspektur Wilayah II, Itjen Kemenag, Nur Arifin saat menghadiri acara audit kinerja penyelenggaraan tugas dan fungsi tahun anggaran 2019 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kulon Progo, Sabtu (15/8).

Acara audit kinerja dilaksanakan sejak Senin (10/8) hingga Sabtu (22/8). 

"Madrasah menjadi pelopor dan agen perubahan bagi lahirnya generasi pintar, cerdas, dan soleh, sehingga akan menjadi magnet positif di lingkungannya," kata Nur Arifin.

Lebih lanjut, Nur Arifin juga menegaskan bahwa guru memiliki peran sebagai fasilitator agar siswa selalu aktif, dan mampu mengembangkan diri, serta berbasis pada karakter. Fasilitas yang diberikan guru, akan merangsang kemampuan berpikir kritis dan cerdas, sehingga siswa mampu membuat keputusan, dan menemukan solusi dalam setiap permasalahan kehidupan. 

"Madrasah menjadi pelopor dan agen perubahan bagi lahirnya generasi pintar, cerdas, dan soleh, sehingga akan menjadi magnet positif di lingkungannya," kata Nur Arifin.

Arifin menambahkan, bahwa untuk mewujudkan madrasah sebagai agen perubahan, maka perlu ditanamkan enam nilai luhur madrasah, yaitu keilmuan, intelegensial, keterbukaan, kekinian, ke-Indonesiaan, dan kesalehan. Penanaman nilai-nilai luhur itu, merupakan pilar untuk  melahirkan generasi unggul yang fleksibel dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman, namun tetap berpijak pada cinta tanah air dan bangsa. Pendidikan di madrasah selalu dihadirkan dalam suasana senang, sehingga pembelajaran terasa mudah dan menarik.

Apresiasi tinggi diberikan Arifin kepada stakeholder MAN 3 Kulon Progo yang selalu kompak, semangat dan tangguh, sehingga ke depan, madrasah ini akan menjadi kiblat dan rujukan pendidikan yang melahirkan generasi cerdah dan soleh. 

baca juga: Kemenag: Mulai 13 Juli, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Pada kesempatan sama Kepala MAN 3 Kulon Progo, Moh Fadlil Afif menyatakan kebanggaannya dengan MAN 3 Kulon Progo karena di dalamnya terdapat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang memiliki komitmen dan dedikasi tinggi. Sekaligus menyambut baik penyelenggaraan audit dilaksanakan oleh Kemenag RI.

"Kami menyambut baik audit Itjen dalam melakukan pendampingan. Pendampingan ini sebagai upaya untuk mewujudkan madrasah yang maju dan jauh lebih baik dari sebelumnya. Ini menjadi pengalaman berharga dan cambuk bagi MAN 3 Kulon Progo, agar ke depan semakin tertata dan memiliki kinerja yang lebih baik," harap Fadlil. (RO/OL-3)

BERITA TERKAIT