09 August 2020, 10:20 WIB

Kementan, Luas Tanam MT-II Padi 5,8 Juta Hektare


Haufan Hasyim Salengke | Nusantara

Di masa pandemi covid-19, luas persawahan yang akan ditanami padi pada Musim Tanam II tahun ini mencapai 5,8 juta hektare (ha).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan di masa pandemi covid-19 ini ketahanan pangan secara nasional harus tetap terjaga. Oleh karena itu, ada 5,8 juta ha lahan yang akan ditanami pada musim tanam II ini.

"Ada lahan persawahan di 17 provinsi untuk menjaga ketahanan pangan nasional, termasuk Babel yang siap dengan 30 ribu hektare persawahannya," kata Mentan saat berkunjung ke Babel, Sabtu (8/8).

Baca juga: Sebelum Kurikulum Darurat Diterapkan, Disdik Babel akan Evaluasi

Menurutnya, dari 17 provinsi, ada 8-9 Provinsi yang menjadi sentra beras. "Sebagian besar ada di pulau Jawa," ujar Mentan.

Untuk itu, pihaknya mendorong gubernur dan bupati di Babel agar program ini bisa berjalan, sehingga potensi persawahan di Babel yang mencapai 30 ribu ha ini dapat dioptimalkan.

Guna membantu Provinsi Babel optimal menggarap persawahan, lanjutnya, Kementerian Pertanian akan menggelontorkan anggaran Rp43 miliar. "Anggaran Rp13 miliar untuk sentra beras di Babel, yaitu di desa Rias Bangka Selatan.

Ia menambahkan di masa pandemi covid-19 saat ini yang bisa menyelamatkan Indonesia hanya sektor pertanian. "Sektor pertanian ini tetap eksis, ketahanan pangan tetap terjaga karena itu di saat semua sektor terpuruk, pertanian tumbuh 16,24 persen," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT