22 July 2020, 13:50 WIB

Pacar Karyawati BUMN Pembuang Bayi jadi Tersangka


Adi Kristiadi | Nusantara

POLRES Tasikmalaya menetapkan tersangka berinisial KR, 20, warga Kampung Nagrog, Desa, Kecamatan Parungponteng. KR merupakan pacar AN, 20, karyawati yang mengugurkan bayi dalam kandungannya di toilet kantor PT Permodalan Nasional Madani cabang Salopa, Kabupaten Tasikmalaya. Kasus tersebut terjadi pada Selasa (14/7) pukul 01.00 WIB.

Kapolres Tasikmalaya AKB Hendria Lesmana mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. AN melakukan aksi nekatnya karena KR hanya mau enaknya saja. Ibarat pepatah habis manis sepah dibuang. KR menurut pengakuan AN menyarankan mengugurkan kandungannya karena tak mau menerima bayi tersebut lahir.

"Pacarnya tidak mau bertanggug jawab dan menyuruh agar AN menggugurkan kandungannya. Mayatnya dikubur atau dibuangnya ke sungai. KR tipe lelaki mau enaknya saja dan AN mudah terbuai rayuan lelaki. Saya minta generasi muda berhati-hati dalam melakukan perbuatannya," ujar Kapolres Tasikmalaya AKB Hendria Lesmana, di kantornya, Rabu (22/7)

Keduanya, jelas Hendria, menjadi tersangka dan telah di tahan untuk mempertanggung Jawabkan perbuatannya. Kedua tersangka dijerat Pasal 341 Jo 55 ayat 1 ke 2 KUHPidana atau pasal 181 Jo 55 ayat 1 ke 2 KUHPidana UU RI no:35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan terancam 15 tahun penjara.

Sebelumnya, AN melahirkan bayi jenis kelamin laki-laki di toilet kantor PT PNM. Bayi dari hasil zina dengan KR, itu sengaja digeletakkannya di lantai toilet sampai tidak bergerak. Mayatnya dikubur di lahan kosong dekat perkampungan dan ditemukan seorang pemburu tupai yang melihat seekor anjing sedang mengigit dan membawa mayat bayi dengan kondisi kedua tangan hilang. (OL-13)

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Ajak Anak Disiplin Protokol Kesehatan

 

BERITA TERKAIT