07 July 2020, 15:40 WIB

Ganja di Kandang Ayam Terendus BNN Tasikmalaya


Adi Kristiadi | Nusantara

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menangkap bandar narkoba berinisial JS, 47, bersama seorang kurirnya ER, 39, warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Cibeureum. Keduanya ditangkap Senin (7/7), sekitar pukul 06.30 WIB di rumahnya dengan barang bukti narkoba jenis ganja sebanyak 1,25 kg dan 2 gram sabu.

Barang bukti tersebut ditemukan petugas BNN di dalam kandang ayam di belakang rumah JS. Barang haram yang disimpannya di dalm kaleng bekas kue itu langsung disita petugas BNN.

"Kami mengungkap kasus narkoba paling besar selama bulan ini, kedua tersangka itu seorang bandar dan kurir ditemukan 1,25 kilogram dan 2 gram sabu sisa penjualan mereka. Barang bukti kita temukan dari kandang ayam belakang rumah bandar, mereka sengaja sembunyikan di tempat itu untuk mengelabui petugas," kata Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman, Selasa (7/7).

Tuteng mengatakan, pelaku yang ditangkap sudah lama dikenal kalangan pemakai ganja bedada di wilayah Priangan Timur mulai dari Kota Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, Tasikmalaya dan Pangandaran. Karena, sesuai pengakuan tersangka selama ini memasarkan barang kepara konsumen di seluruh daerah di Priangan Timur dengan harga Rp400 ribu per bungkus.

"Penjualan kepada pemesan selama ini dilakukannya melalui telepon seluler hingga sistem tempel. Karena, keduanya juga sebagai residivis dengan kasus yang sama dan setelah keluar dari penjara pekerjaan itu dilakukannya kembali," ujarnya.

Menurutnya, petugas BNN juga telah menyita tiga buah KTP milik salah seorang tersangka yang merupakan bandar nakoba, empat ATM dan uang tunai sebesar Rp70. Karena keduanya melakukan kejahatan serupa diancam dengan pasal 111, pasal 112 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara sampai seumur hidup. (OL-13)

Baca Juga: Terkait Jiwasraya, Sinarmas AM Kembalikan Uang Rp74 ke Negara

BERITA TERKAIT