06 July 2020, 20:35 WIB

Sawah di Aceh Barat Terancam Puso


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

Kira-kira 10 hektare (ha) lahan sawah di kawasan Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh, terancam puso. Pasalnya sekitar sebulan terakhir di kawasan setempat tidak turun hujan. Akibatnya lahan sawah tajah hujan tersebut mengalami kekeringan.

Kondisi paling parah terjadi di Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI. Ada sekitar 60 ha tanaman padi berumur dua bulan di lokasi setempat yang kekeringan.

Para petani tidak tahu harus melakukan upaya apa bagaimana supaya tanaman padi mereka kembali pulih. Apalagi lokasi setempat adalah sawah tadah hujan yang tidak ada jaringan irigasi.

Baca juga: Musim Kemarau Landa Jawa Tengah, BPBD Waspada

"Upaya apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya karena di sini tidak ada saluran irigasi," kata Basri, tokoh masyarakat Desa Meunasah Rambot, Senin (6/7).

Dari informasi diperoleh mediaindonesia.com, luas lahan sawah di Desa Rambot kira-kira 70 ha. Sekitar 60 ha di antaranya sudah cukup parah. "Kondisi tanah alas sawah otu sudah pecah-pecah," lanjutnya.

Bila dalam waktu dekat tidak turun hujan atau tidak bisa teratasi, dikhwatirkan akan puso atau gagal panen. Oleh karena itu, warga berharap segera turun hujan atau ada upaya pemerintah untuk menghindari gagal panen.

"Kami telah berupaya meningkatkan produksi di tengah pandemi covid-19, Insya Allah jangan sampai gagal," kata Muslim, petani. (OL-14)

BERITA TERKAIT