02 July 2020, 01:05 WIB

Pemprov Bali Waspadai Munculnya Klaster Pasar Moderen


Arnoldus Dhae | Nusantara

MESKI belum menjadi klaster penyebaran Covid-19, namun pasar modern yang terdiri dari mall, mini market, ataupun pasar oleh-oleh untuk turis secara aktif bekerja keras mencegah penyebaran virus tersebut. Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam waktu dekat adalah membentuk Satgas khusus oleh para pengelola pasar modern.

Hal itu disampaikan Sekda Provinsi Bali yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 Prov Bali, Dewa Made Indra dalam rapat dengan para pengelola pasar modern secara virtual, Rabu (1/7).

Menurutnya, meskipun pemerintah sudah membentuk Satgas pencegahan Covid-19 Provinsi Bali yang bertugas memonitor ke pasar tradisional maupun moderen, tapi karena keterbatasan jumlah personel dia memandang perlu dibentuk juga Satgas khusus oleh pengelola untuk menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 di pasar moderen.

"Tentu saja Satgas Prov bali akan turun untuk memantau penerapan protokol kesehatan di pasar moderen. Tapi tentu saja tidak bisa setiap hari. Sehingga kami minta sehari-hari satgas khusus dari masing-masing pasar modern untuk memonitor," jelasnya dalam rapat yang juga diikuti oleh Kadisperindag Kabupaten/Kota, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), serta perwakilan Pusat Perbelanjaan Oleh-Oleh di Bali.

Lebih lanjut, Dewa Indra menjelaskan tugas dari Satgas khusus ini adalah untuk terus memonitoring penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 di tempat usahanya masing-masing. "Jadi Satgas ini nanti bertugas untuk memastikan semua berjalan lancar. Satgas ini harus mengecek semua pengunjung memakai masker, pengecekan suhu tubuh, pengecekan ketersediaan sabun untuk cuci tangan serta mengecek ketersediaan hand sanitizer di tempat usahanya," imbuhnya.

Meski nantinya sudah terbentuk satgas khusus tersebut, namun ia juga menegaskan jika tim Satgas Covid-19 Prov Bali akan sewaktu-waktu memonitor pelaksanaan pencegahan Covid-19. "Saya percaya pasar moderen pasti bisa menerapkan protokol kesehatan dengan lebih baik dibandingkan dengan pasar tradisional," jelasnya. (R-1)

BERITA TERKAIT