12 April 2020, 13:04 WIB

Produktivitas Gabah Kering Giling di Cianjur 6,1 Ton per Ha


Benny Bastiandy |

JUMLAH produktivitas gabah kering giling (GKG) pada April di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rata-rata ditargetkan mencapai 6,1 ton per hektare. Target produktivitas itu relatif meningkat dibanding Maret yang rata-rata hanya sekitar 4,5 ton per hektare. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Dandan Hendayana, mengatakan pada April luasan lahan panen padi estimasinya sekitar 33.252 hektare. Dari luasan lahan tersebut estimasi produksi gabahnya mencapai 203.293 ton.

"Kalau dirata-ratakan, produktivitas per hektare sekitar 6,1 ton GKG," kata Dandan kepada Media Indonesia, Minggu (12/4).

Sedangkan pada Maret, luasan lahan panen padi mencapai 12.882 hektare. Jumlah produksi gabah yang dihasilkan sebanyak 57.428 ton atau rata-rata 4,5 ton per hektare.

"Panen padi di Cianjur sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu," terang Dandan.

Dandan optimistis produksi GKG tahun ini bisa mencapai target, bahkan lebih. Optimisme Dandan tak berlebihan mengingat tahun ini pasokan air relatif cukup bagus dengan meningkatnya curah hujan sejak memasuki Desember 2019.

Ia mencontohkan tahun lalu saat terjadi kemarau panjang, realisasi produksi GKG di Kabupaten Cianjur mencapai 122%. Selama Januari-November 2019, produksi GKG di Kabupaten Cianjur mencapai 884.497 ton. Sedangkan produksi GKG yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kabupaten Cianjur selama 2019 sebanyak 689.660 ton. Sehingga produksinya mengalami surplus sebanyak 194.837 ton.

"Tentu (curah hujan tinggi) sangat membantu para petani yang sedang menanam. Masa tanam tahun ini merupakan periode Oktober 2019-Maret 2020," ucapnya.

baca juga: PDP Positif Bertambah Jadi 4 Orang, ODP Kian Menurun

Selama 2019, luas tanam padi sawah dan bukan sawah di Kabupaten Cianjur ditargetkan 137.524 hektare. Sementara untuk luas panen, targetnya 133.130 hektare dengan realisasi mencapai149.954 hektare. Pada tahun ini luasannya tak jauh berbeda.

"Kami menargetkan tingkat produktivitas per hektare itu sebanyak 51 kuintal atau sekitar 5,1 ton. Realisasinya rata-rata produktivitas per haktare mencapai 56 kuintal atau 5,6 ton," timpal Kepala DP3H Kabupaten Cianjur, Mamad Nano. (OL-3) 
 

BERITA TERKAIT