03 July 2019, 08:44 WIB

Dihajar Gelombang 2 Pekerja Tambang Ditemukan Tewas


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

TIM Gabungan BPBD, Basarnas, Polair dan masyarakat berhasil menemukan dua pekerja tambang yang hilang diterjang gelombang, Selasa (2/7) sore. Kedua pekerja ponton tambang inkonvensional apung ini bernama Suyanto, 40 dan Nazar, 25 warga Marawang Bangka. Tim gabungan menemukan kedua jasad pada Rabu (3/7) sekitar pukul 05.45 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel,  Mikron Antariksa mengatakan kedua pekerja tambang itu sudah ditemukan subuh tadi dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Korban Suyatno dan Nazar sudah dibawa langsung ke rumah duka masing-masing untuk dimakamkan," kata Mikron, Rabu (3/7).

Kronologis kedua pekerja tambang jatuh ke laut, saat Suyanto dan Nazar berada di atas ponton tambang inkonvensional apung yang akan ditarik dengan perahu dari perairan laut Dusun Batu Ampar, Desa Riding Panjang, Merawang, Bangka, Selasa (2/7) sekitar pukul 17.00 WIB.  Ponton ini akan ditarik menuju perairan laut Tanjung Ratu, Sungailiat. Mereka memang berencana untuk pulang bersama tiga penambang lainnya, Doyok, Karnata dan Fery. Namun naas di tengah perjalanan, lanjut Mikron, ponton tersebut dihajar gelombang dan terbalik. Kedua pekerja itu jatuh ke laut, dan tiga orang lainnya selamat.

baca juga: Kapolda Sambut Kepulangan 120 Personel Brimob BKO Papua

"Saat itu, mereka berdua ada di atas ponton. Lalu ponton dihajar gelombang dan mereka jatuh ke laut. Pencarian sudah dilakukan sejak malam kemarin dan baru ditemukan pagi hari dalam keadaan sudah tidak bernyawa," ungkapnya.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT