27 October 2018, 17:05 WIB

Prestasi di Para Games, Atlet tak Perlu Bayar Uang Kuliah di UNS


Ferdinand | Nusantara

UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) membebaskan dua atlet peraih medali Asian Para Games 2018 dari kewajiban membayar uang kuliah hingga lulus.

Dua atlet itu ialah Ni Made Arianti Putri yang meraih dua medali perak di cabang lari, dan Sri Sugiyanti yang meraih tiga medali perak dan  satu medali perunggu dari cabang para cycling.

"Prestasi mereka luar biasa dan mengharumkan nama bangsa Indonesia, sudah sepatutnya untuk diberikan apresiasi," kata Rektor UNS,  Ravik Karsidi, Sabtu (27/10).

Menurut Ravik, pemberian apresiasi berupa pembebasan UKT hingga lulus itu sejalan dengan peraturan UNS. Perguruan tinggi itu telah  memiliki pedoman tersendiri terkait mahasiswa berprestasi di bidang olah raga, baik di tataran nasional maupun internasional.

Khusus untuk Sri Sugiyanti, karena yang bersangkutan merupakan penerima beasiswa bidikmisi, pembebasan UKT yang diberikan akan dikonversi dalam bentuk lain.

"Tadi ketika saya tanya dia ingin melanjutkan S2 di UNS. Bisa juga S2 gratis, tapi syaratnya harus lulus sarjana dulu," kata Ravik.

Sri Sugiyanti menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan UNS tersebut dan dukungan selama dia mempersiapkan diri untuk Asian Para Games 2018.

"Saya berharap bisa melanjutkan studi S2 di UNS dan menjadi dosen," kata mahasiswa program studi Pendidikan Luar Biasa itu. (X-11)

BERITA TERKAIT