04 March 2023, 16:53 WIB

Kondisi Depo Plumpang, Kapolri: Jarak ke Pemukiman Tidak Ideal


Mediaindonesia |

KEPALA Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo mengatakan Depo Plumpang Pertamina merupakan objek vital nasional yang strategis. Sayangnya jaraknya dengan permukiman tidak ideal.

Seharusnya objek vital nasional memiliki aturan jarak dengan permukiman masyarakat. "Idealnya ada jarak. Secara assessment lebih ideal kalau ada jarak," kata Sigit, di sela kunjungan ke RPTRA Rasela tempat posko masyarakat korban kebakaran dari Depo Plumpang, Jakarta, Sabtu (4/3).

Seharusnya Depo Plumpang di ini harus dijaga dari risiko-risiko seperti kebakaran. Perlu ada assessment bersama antara pemerintah daerah dan Depo Plumpang untuk solusi bersama. Sehingga bila terjadi masalah objek vital ini bisa dijaga dan tidak memberi masalah ke masyarakat di sekitarnya.

"Hasil assessment nanti perlu disosialisasikan. Harapan kami ada kesepakatan, apabila memang ada pengaturan terkait dengan lokasi tempat tinggal harus ada upaya untuk mempersiapkan tempat baru dan sebagainya. Itu semua tergantung hasil kesepakatan," kata Sigit.

Baca juga: Wapres minta Depo Pertamina direlokasi ke Pelabuhan Pelindo

Kapolri mengatakan tim sedang melakukan pendalaman secara teknis, terkait dengan terjadinya peristiwa kebakaran, baik di dalam depo kilang maupun yang terjadi di permukiman.

Catatan Polri, ada sekitar 15 orang yang meninggal. Saat ini sedang dilakukan post mortem karena ada beberapa yang hampir seluruh tubuh hangus dan tidak dikenali.

"Tentunya perlu dilakukan pendalam dengan mengecek DNA dan lainnya untuk kemudian disamakan dengan siapa keluarganya, baru kami serahkan ke keluarga yang bersangkutan," kata Sigit. (OL-4)

BERITA TERKAIT