25 January 2023, 11:39 WIB

DKI Pastikan Awal 2023 tak Ada Kasus Campak Anak


Kautsar Widya Prabowo |

KEPALA Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama memastikan di awal 2023 tak akan ditemukan lagi kasus campak pada anak di ibu kota. Kasus campak dipastikan hanya ditemukan pada 2022 yang mengalami peningkatan pada Juli hingga November. Sedangkan kasus mulai mengalami penurunan pada Desember. 

"Kasus (campak) di DKI Jakarta meningkat jadi 253 kasus tahun 2022, karena surveilans dan cakupan imunisasi campak rubella menurun selama pandemi 2020-2022," ujar Ngabila dalam keterangan tertulis, Rabu (25/1).

Ngabila menerangkan kasus campak yang diikuti rendahnya vaksin rubela banyak ditemukan di daerah padat penduduk. Daerah tersebut juga memiliki sanitasi yang buruk.

Baca juga: Kasus Campak Meningkat, Pemprov Jatim Tingkatkan Kewaspadaan

Selain itu, ia mencatat 20-40% anak yang telah mendapatkan dua kali vaksin, masih bisa menjadi suspek campak. Hal ini disebabkan cakupan vaksinasi yang tidak merata di wilayah tersebut.

Oleh karenanya, Dinkes DKI mendorong masyarakat untuk melengkapi vaksin campak anak sebanyak tiga kali. Vaksin tersebut dapat diperoleh secara gratis bagi yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP), domisili, dan sekolah di Jakarta. 

"(Tercatat) 50-100% anak yang belum vaksinasi campak lengkap 3 kali akan terkena sakit campak," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT