22 January 2023, 17:15 WIB

Pembunuhan Berantai, Tetangga di Cianjur Selamat setelah Diracun


Rahmatul Fajri |

POLISI menemukan lagi satu orang yang ditargetkan untuk dibunuh oleh tersangka pembunuhan berantai Wowon Cs dengan cara diracun. Satu orang yang ditargetkan itu ialah Ujang Zaenal, tetangga tersangka Solihin di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat.

"Solihin melakukan percobaan pembunuhan terhadap tetangga tersangka Ujang Zaenal atas perintah tersangka Wowon alias Aki," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko ketika dihubungi, Minggu (22/1). Solihin dan Wowon mengaku ingin membuang sial setelah kejadian pembunuhan di Bantar Gebang, Bekasi. 

Mereka berencana membunuh dengan meracuni musuh mereka, yakni Ujang Zaenal. Percobaan pembunuhan itu terjadi sekitar 13 Januari 2023.

Solihin memasukkan dua bungkus racun ke satu kemasan kopi. Kopi yang telah diracun itu diletakkan di pagar depan rumah Ujang Zaenal. 

Trunoyudo menyebut kopi yang diracun itu awalnya ditemukan oleh istri Ujang Zaenal. Kopi tersebut kemudian diseduh dan dicicipi oleh Ujang Zaenal. 

Hasilnya, Ujang Zaenal mengalami pusing dan sesak napas. Beruntung, Ujang Zaenal selamat. "Saset kopi tersebut memang diseduh dan diminum oleh korban Ujang Zaenal. Selanjutnya korban sempat dirawat 4 hari di Rumah Sakit Dokter Hafiz, Cianjur," kata Trunoyudo.

Baca juga: Terungkap, Wowon Cs Himpun Uang Rp1 M dari Dua TKW yang Dibunuh

Sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur, yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin. Para tersangka sejauh ini telah membunuh sembilan orang, yang terdiri dari dua tenaga kerja wanita, hingga keluarga para tersangka. Para tersangka membunuh korban dengan cara membuang ke laut, mencekik, hingga meracuni dengan racun tikus dan pestisida.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran mengatakan para tersangka membunuh korban untuk menutupi jejak kejahatannya. "Ternyata korban meninggal dunia di Bekasi dibunuh karena para tersangka diketahui melakukan tindak pidana lain. Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau bisa sebut serial killer," kata Fadil.

Fadil menjelaskan para pelaku tega membunuh anggota keluarganya sendiri karena kejahatan mereka diketahui para korban. Pada tersangka menganggap korban merupakan sosok berbahaya yang dapat membocorkan kejahatan mereka. (OL-14)

BERITA TERKAIT