25 November 2022, 20:57 WIB

Polisi akan Selidiki Kasus Tabrak Lari Tewaskan Mahasiswa UI


Khoerun Nadif Rahmat |

SEORANG mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Atallah diduga telah menjadi korban tabrak lagi oleh purnawirawan Polri. Mendiang Hasya diduga tewas dalam insiden tabrak lari pada 6 Oktober 2022 di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Suharno menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait insiden tabrak lari tersebut. "Iya (akan diselidiki), ya ya ya Senin sama Kasubdit Gakkum," kata Suharno saat dikonfirmasi, Jumat (25/11).

Suharno mengatakan bahwa Senin (28/11) pekan depan akan dilakukan gelar perkara untuk menyelidiki terkait peristiwa tersebut. "Belum digelar, nanti Senin ya. Selasa saya kasih tahu," sebut Suharno.

Ayah Muhammad Hasya Atallah, Adi Syaputra, membenarkan peristiwa yang menimpa anaknya tersebut. Ia memaparkan bahwa diduga pelaku tersebut memang merupakan purnawirawan polri. 

"Ya saya bilang benar ada kejadian kecelakaan. Yang menimpa anak saya kejadiannya di Srengseng Sawah tanggal 6 Oktober 2022," ujar Adi saat dikonfirmasi, Jumat (25/11).

Adi menjelaskan kejadian tersebut ketika Hasya baru saja pulang dari kampusnya. Di tengah perjalanan pulang, Hasya melihat ada sesuatu yang menyeberang sehingga mengagetkan dirinya.

Lantas, Hasya pun melakukan pengereman hingga mengalami oleng dan terjatuh di jalan. Akan tetapi dari arah berlawanan muncul mobil dan langsung menabraknya. "Iya ditabrak terus dilindas. Itu saksinya yang menyatakan seperti itu," ucap Adi.

Adi juga menjelaskan rekan mendiang Hasya sempat menghentikan mobil yang pelaku. Rekan almarhum hanya ingin meminta tolong pelaku untuk membawa Hasya ke rumah sakit.

Namun, pelaku justru menolak permintaan tolong dari rekan korban tersebut. Padahal, saat itu Hasya perlu dilakukan pertolongan pertama.  "Orangnya ada kok, dimintai bawa ke rumah sakit dia enggak mau," ucap Adi.

Adi turut membenarkan bahwa yang menabrak anaknya itu mantan Kapolsek Cilincing Ajun Komisaris Besar (Purn) Eko Setia Budi Wahono. Sebelumnya, Seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bernama Muhammad Hasya Atallah diduga telah menjadi korban tabrak lari dari salah satu purnawirawan Polri di kawasan Jakarta Selatan. Hasya tewas usai jadi korban tabrak lari tersebut.

Beredar di media sosial yaitu foto yang menarasikan bahwa Hasya ditabrak oleh purnawirawan polri menggunakan mobil dengan merek Mitsubishi Pajero. Kemudian penjelasan foto tersebut menyebutkan bahwa hingga saat ini pelaku belum diproses secara hukum. "Sampai hari ini belum ada proses hukum oleh Polres Jakarta Selatan," sebagaimana dikutip melalui narasi dalam foto, Jumat (25/11).

Narasi foto tersebut juga menjelaskan bahwa lokasi kejadian itu sengaja dipindah oleh penyidik. "Dicarikan saksi-saksi, padahal malam hari kejadian tidak ada yang melihat," lanjut narasi dalam foto yang beredar. 

Narasi foto tersebut juga meminta kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran turun tangan untuk menangani kasus tersebut. "Mohon cepat diproses karena mahasiswa Universitas Indonesia akan menuntut," ungkap narasai dalam foto. (OL-14)

BERITA TERKAIT