24 November 2022, 20:27 WIB

Polres Jakbar Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol ATM


Rahmatul Fajri |

KEPOLISIAN Resor Metro Jakarta Barat meringkus 11 pelaku pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Aksi para pelaku membuat bank mengalami kerugian hingga Rp400 juta.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Haris Kurniawan mengatakan, kesebelas pelaku tersebut terdiri atas tiga kelompok. Adapun kelompok pertama, yakni BR, AH, dan FD. Kelompok kedua, yakni, ANT, AS, DU, VRM, dan HS. Terakhir, kelompok ketiga, yakni, MA, AG, dan AH.

Haris mengungkapkan, aksi kejatahan pelaku terungkap saat salah satu pihak bank swasta melaporkan adanya selisih antara uang yang keluar dengan sisa dan total catatan dari mesin ATM.

Berawal dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap sebelas pelaku di tempat berbeda-beda.


Baca juga: Polisi Bekuk Komplotan Curanmor yang Beraksi di Tangerang dan Tangsel


"Kelompok pertama kami amankan di daerah Karang Anyar, Sawah Besar, temannya di Jakarta Timur, kemudian kelompok 2 HS dan VRM kita amankan di daerah Ciri Mekar Cibinong, pengembangan lagi di Gerbang Tol Citeureup kita amankan juga. Kemudian kelompok 3 kita amankan di wilayah Bogor," kata Haris di Jakarta, Kamis (24/11).

Haris menjelaskan komplotan tersebut melancarkan aksinya dengan memilih mesin ATM versi lama dan jauh dari keramaian. Setelah menentukan target mesin ATM, pelaku memasukkan kartu ke mesin untuk melakukan transkasi tarik tunai.

Saat uang keluar, pelaku mencongkel exit shutter dari mesin ATM, sehingga mesin tersebut gagal transaksi dan seolah tidak terjadi pemotongan saldo terhadap rekening.

Haris mengatakan para pelaku telah beraksi kurang lebih dari 1,5 tahun. Mereka beraksi di Jakarta, Bandung, Pamulang, Serpong, Bogor, dan Purwakarta.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. (OL-16)

BERITA TERKAIT