01 November 2022, 12:50 WIB

Kasus Dugaan Gelar Akademik Palsu, Polisi akan Panggil Ketua IDI Tangsel


mediaindonesia.com |

POLRES Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen mengungkap kasus dugaan penggunaan gelar akademik S2 palsu dengan terlapor Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangsel, FS. Polisi pun berencana memanggil FS guna membuat terang kasus tersebut.

"Ya sebagai saksi (FS) pasti (dipanggil). Kalau yang dikeluarkan bahwa saksi yang lain yang melihat, mengetahui itu akan dipanggil untuk diminta keterangan," ujar Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu kepada wartawan, di Mapolres Tangsel, kemarin (31/10/2022).

Adapun sejauh ini, polisi telah memanggil saksi-saksi terkait. Sarly mengungkapkan pihaknya tengah mendalami kasus. Kapolres pun berjanji akan menyampaikan hasil pendalaman kasus ini ke publik.

"Untuk ijazah (gelar akademik) yang diduga palsu yang digunakan IDI (Ketua IDI Tangsel) itu kita sudah memeriksa saksi-saksi ya. Kita lagi dalami semuanya, nanti kita sampaikan apa hasilnya," kata Sarly.

"Penyidik masih mendalami, memanggil saksi-saksi, yang melihat, mengetahui, sebagainya, sehingga menjadi terang. Apakah ini benar-benar palsu atau tidak, itu yang akan disampaikan penyidik lebih lanjut," imbuhnya.

Sebelumnya, Abdul Hamain yang merupakan warga Tangsel, membuat laporan ke polisi usai ramai pemberitaan terkait dugaan penggunaan gelar S2 kedokteran palsu oleh FS. 

Ia mengaku membuat laporan setelah geram mengetahui hal tersebut. Terlebih, laporan anggota IDI Kota Tangsel, Bambang Eka kepada Dewan Pembina IDI Kota Tangsel terkait persoalan itu, menurutnya malah tak digubris. Adapun perkara ini mencuat, tak lama setelah Fajar dilantik menjadi ketua IDI Tangsel.

Abdul sendiri berterima kasih kepada polisi yang terus berupaya mengungkap kasus yang ia laporkan. Komitmen Polres Tangsel ini, kata dia sejalan dengan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Saya menyampaikan terima kasih pada Polres Tangerang Selatan yang menindaklanjuti laporan saya. Terima kasih atas profesionalitasnya," ujar Abdul, kepada wartawan, Senin (24/10/2022).

"Saya meyakini Polres Tangerang Selatan bekerja profesional. Ini juga sebagai salah satu upaya meningkatkan kepercayaan publik pada institusi kepolisian sebagai perintah Pak Kapolri," sambungnya. (OL-13)

Baca Juga: Dugaan Pemalsuan Ijazah Ketua IDI Tangsel Diproses, Pelapor ...

BERITA TERKAIT