25 October 2022, 14:32 WIB

90 Kasus Gagal Ginjal Akut di DKI, Dinkes: Kita Mitigasi dan Koordinasi


Mohamad Farhan Zhuhri |

KEPALA Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memastikan warga bisa terlayani dan terdeteksi sedini mungkin untuk penyakit gagal ginjal akut yang menyebabkan puluhan balita meninggal dunia.

"Kita semua prihatin dengan kejadian yang menimpa saat ini, belum beranjak dari melakukan kegiatan pengendalian pandemi covid, saat ini nakes dihadapkan untuk siaga terhadap kewaspadaan deteksi dini gangguan ginjal akut atipikal pada anak," kata WIdyastuti di webinar, Selasa (25/10).

Ia pun menyampaikan, data hingga Senin (24/10), tercatat sebanyak 90 kasus. Tingginya kasus tersebut juga akibat partisipasi seluruh Rumah Sakit di Jakarta.

"Kemudian kita coba lakukan analisa nanti lebih jelas detailnya," tuturnya.

Baca juga: Respons Kasus Gagal Ginjal Akut, Ganjar Kumpulkan Data Seluruh Pasien RS di Jateng

Ia melanjutkan, mitigasi pencegahan terus dilakukan, salah satunya dengan koordinasi berbagai mitra termasuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi DKI Jakarta.

"Kita terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Sebelumnya, kami sudah kumpulkan tim penggerak PKK semua wilayah baik kelurahan kecamatan kota," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT