27 September 2022, 15:38 WIB

Anies tak Akan Wajibkan ASN DKI Naik Kendaraan Umum


Putri Anisa Yuliani |

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak akan mewajibkan ASN DKI untuk naik angkutan umum. Menurut dia, menggunakan angkutan umum atau tidak harusnya menjadi pilihan yang rasional dan bukan karena diwajibkan.

"Orang naik kendaraan umum bukan kewajiban tapi karena pilhan yang rasional. Kalau dia naik kendaraan umum karena rasional maka dia akan pakai lagi," kata Anies di Balai Kota, Selasa (27/9).

Jika diwajibkan, sewaktu-waktu langkah tersebut akan dilanggar atau ditinggalkan apabila tidak diawasi.

Anies menjelaskan, pemerintah punya kewajiban untuk menyediakan angkutan umum yang nyaman dan aman. Hal itu sebagai bentuk insentif kepada masyarakat.

Baca juga: Masa Jabatan Segera Habis, Anies: Pekerjaan Jalan Terus

Jika angkutan umum yang tersedia sudah nyaman, aman, dan terjangkau, hal ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat. Anies mencontohkan saat ini terdapat peningkatan jumlah penumpang angkutan umum di Jakarta setelah pandemi dari 350 ribu penumpang per hari menjadi 1 juta penumpang per hari.

"Dia merasa nyaman lalu jadi meningkat. Sama-sama nih dari Lebak Bulus ke HI. Naik pribadi berapa lama nih, energinya seberapa besar. Mau naik umum, MRT atau yang non-massal misal ojek daring. Nah, dari situ ada pilihan rasional. Naik MRT lebih murah, nyaman, dan bisa bekerja produktif. Begitu kebijakan jadi pilihan rasional akan menghasilkan pengguna yang lebih banyak lagi," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT