15 August 2022, 16:14 WIB

Kota Tua Direvitalisasi, Wagub DKI: Banyak PKL Ogah Ditertibkan


Mohamad Farhan Zhuhri |

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengeluhkan persoalan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kota Tua. Pasalnya, kawasan tersebut tengah dilakukan program revitalisasi untuk fasilitas pejalan kaki.

"Memang ini masalah kita. Banyak saudara kita sudah berjualan di satu tempat, merasa sudah nyaman," ujar Ariza, sapaan akrabnya, Senin (15/8).

Pihaknya pun berharap para pedagang bisa lebih mengedepankan kepentingan publik yang lebih besar. "Jangan hanya utamakan kepentingan pribadi. Tapi, bagaimana kepentingan kelompok. Banyak yang merasa enak berdagang, sehingga tidak mau ditata," imbuhnya.

Baca juga: Pemprov DKI Akui Revitalisasi Kota Tua Terlambat

Ariza menekankan bahwa revitalisasi kawasan Kota Tua memiliki kepentingan khusus. Selain menjadikan kawasan rendah emisi karbon, kawasan tersebut juga akan ditata sehingga lebih rapi.

"Penataan itu untuk kepentingan lebih besar, kepentingan masyarakat lebih banyak. Kita mempercantik dan mengintegrasikan Kota Tua, yang sebentar lagi akan selesai," pungkas Ariza.

Baca juga: Erick Thohir: Jika Sarinah Mampu Diubah, Kota Tua Harus Juga Bisa

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berupaya menjadikan Kota Tua sebagai salah satu Kawasan Rendah Emisi (Low Emission Zone). Revitalisasi jalur pedestrian ditargetkan rampung pada Juli lalu.

Namun, program tersebut mengalami beberapa kendala, hingga akhirnya target dimundurkan menjadi Agustus ini. Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho memastikan finalisasi proyek akan terjadi dalam waktu dekat, yakni pekan kedua Agustus.

“Target selesai minggu kedua (Agustus). Tinggal menyisakan finishing saja,” jelasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT