11 August 2022, 11:30 WIB

Balita Keracunan Pascaimunisasi, Dinkes Tangerang Salahkan Petugas


Pahrul Rozi (MGN), Muklis Efendi (SB) |

KEPALA Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni menyayangkan ada balita yang keracunan obat kedaluwarsa usai menjalani imunisasi di Posyandu Bunga Kenanga, Kecamatan Karang Tengah. Menurut dia, itu terjadi akibat kelalaian petugas puskesmas.

"Seharusnya petugas melaporkan kepada puskesmas apabila ada obat yang kedaluwarsa, karena sesuai prosedur obat ini harus dimusnahkan,” ujar Dini di Tangerang, Kamis (11/8/2022).

"Kami sudah menegur petugas posyandu dan kepala puskesmas tersebut untuk lebih teliti melihat masa berlaku obat apalagi itu sudah kedaluwarsa dua tahun lebih," sambungnya.

Dinkes Kota Tangerang juga meminta maaf dan mengakui pemberian obat kadaluarsa yang terjadi.

Sebelumnya, seorang balita berinisial A mengalami keracunan setelah diberikan obat penurun panas yang kedaluwarsa sehingga balita tersebut mengalami demam tinggi disertai kondisi mual dan muntah-muntah pascamengikuti program Bulan Imunisasi Anak Nasional pada Selasa (9/8/2022) lalu.

Diketahui selain A ada dua balita lainnya yang diberikan obat sama yang masa berlakunya telah lewat, beruntung orang tua kedua bayi tersebut belum memberikan obat paracetamol dari petugas karena mendapat informasi dari orang tua A perihal obat yang kedaluwarsa.

Pihak keluarga balita mengaku kecewa akibat kejadian ini dan berharap agar petugas posyandu maupun puskesmas harus lebih hati-hati dan profesional dalam menjalankan tugasnya. (Mef/A-3)

BERITA TERKAIT