09 August 2022, 13:17 WIB

Wagub DKI Tegaskan Pemindahan Ibu Kota untuk Atasi Persoalan di Jakarta


Mohamad Farhan Zhuhri |

WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menanggapi terkait isu Jakrata tenggelam di 2050 akibat penggunaan air tanah yang meningkat setiap tahunnya. Ia menilai, pemindahan ibu kota menjadi salah satu upaya guna mengurangi dampak penggunaan air tanah.

"Salah satu tujuannya memindahkan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur, di antaranya adalah mengurangi beban DKI Jakarta, Termasuk beban adanya penurunan muka air tanah," Kata Riza saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (9/8).

Selain itu, Ariza, sapaan akrabnya, juga mengatakan melalui PAM Jaya terus melakukan perecaoatan bersama pemerintah pusat dan Kementerian PUPR terhadap penyediaan air bersih.

"Supaya tidak ada lagi apa namanya penyedotan air tanah melalui pompa-pompa di rumah-rumah, kita upayakan air bersih itu didapatkan melalui PAM Jaya, dan beberapa upaya lainnya," ujarnya.

Sbelumnya, Direktur PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan penggunaan air tanah di DKI Jakarta masih cukup tinggi. Hal ini dapat memicu land sinking atau penurunan permukaan tanah. mengatakan dalam waktu dekat, Jakarta akan tenggelam.

Baca juga: Polri akan Umumkan Tersangka Baru Pembunuhan Brigadir J, Sore Ini

“Prediksinya di tahun 2050, 90 persen dari wilayah jakarta terutama di bagian utara itu akan bisa juga kemudian tenggelam,” paparnya dalam Webinar kemarin, Senin (8/8).

Ia menjelaskan, dengan penggunaan air tanah yang masih tinggi ini bisa mengancam kehidupan di Jakarta dan menimbulkan banyak efek ekologi kedepannya.

“Penggunaan air yang kemudian tidak segera diselesaikan dan terus mengambil air dari tanah yang memang semakin sinking pastinya,” kata Arief.

Penggunaan air tanah juga termasuk penyediaan air minum, saat ini masih belum cakupannya memenuhi dari keinginan masyarakat. Target PAM Jaya, pada 2030 bisa segera membantu masyarakat dalam hal kebutuhan air.

“Karena sekali lagi air menjadi kebutuhan dasar dari kehidupan manusia,” paparnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT