02 August 2022, 18:12 WIB

Begini Kata Jakpro soal Pagar Pembatas JIS yang Roboh


Mohammad Farhan Zhuhri |

INSIDEN robohnya pagar pembatas tribun penonton di Jakarta Internasional Stadium (JIS) beberapa waktu lalu dipertanyakan berbagai pihak. Pasalnya momen tersebut bersamaan dengan grand launching persemian salah satu bangunan megah di Ibukota Indoensia saat ini.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menjelaskan kronologi robohnya pagar pembatas JIS, salah satunya akibat antusiasme penonton yang tinggi.

"Ini sedikit gambaran kondisi kemarin (di JIS) jadi memang ada antusiasme dari penonton-penonton, terutama suporter-suporter Jakmania yang pengin mendekat ke lapangan. Sehingga mereka berkumpul persis di ujung atau railing tersebut sehingga menambah beban dari railing tersebut," ujar Project Director JIS PT JakPro Iwan Takwin, di rapat komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (2/8).

Iwan menjelaskan, saat itu para penonton ingin melakukan perayaan di akhir pertandingan. Para penonton, sambung Iwan, menyalakan flare sambil melompat.

"Ini kondisi bagaimana antusiasme tersebut, ada aksi atau ibaratnya seperti selebrasi dari para suporter mungkin terkait dengan berakhirnya, pada saat ini Pak, pada saat berakhirnya pertandingan kemarin, Pak," jelas Iwan.

"Jadi mereka menyalakan flare atau selebrasi sambil meloncat-loncat, seperti itu, Pak," ucap Iwan.

Para penonton berkumpul di depan horizontal barrier hingga menutup railing pagar pembatas tribun dan terjadi penumpukan.

Baca juga : Renovasi GOR Mampang Merenggut Dua Nyawa Pekerja

"Jadi kondisinya ngumpul di depan, pada naik di depan horizontal barrier ini, jadi railingnya itu sudah tidak kelihatan, jadi sudah tertutup sama tumpukan penonton yang memang sangat menikmati atau bergairah menonton pertandingan kemarin," ucap Iwan.

Minim Mitigasi

Project Director JIS PT Jakpro Iwan Takwin merespon pernyataan dari Inspektorat DKI Jakarta yang mengatakan pembangunan JIS minim akan mitigasi resiko. Salah satunya insiden robohnya pagar pembatas di bangku penonton.

Ia mengklaim, sebelumnya PT Jakpro telah memiliki perencanaan mulai dari konsep desain hingga kekuatan bangunan.

"Sebenarnya kita dalam berencana itu kan ada kajiannya, mulai dari konsep desain udah kita kaji, safetynya, kekuatannya, semua sudah ada kajiannya itunya," ujar Iwan.

Kendati demikian, ia juga mengakui antusiasme penonton yang tinggi juga salah satu penyebab tidak kuatnya penyangga pada pembatas tersebut.

"Iya kurang terantisipasi, Jadi makanya kita perlu kolaborasi dengan suporternya supaya kita tau karakternya," ujarnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT