08 July 2022, 17:35 WIB

2.945 Kendaraan Uji Emisi Gratis di Jakbar, 326 Mobil Tidak Lolos


Selamat Saragih |

SUKU Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menggelar layanan uji emisi gratis di sejumlah titik Jakarta Barat selama tiga hari berturut-turut.

Digelar sejak Selasa (5/7) layanan uji emisi gratis dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Layanan tersebut, setiap harinya digelar di sejumlah titik berbeda yakni di kawasan CNI di Jl Puri Lingkar Luar Kembangan, di samping Mal Taman Anggrek, dan di Taman Kota Cattleya, Kebon Jeruk.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, Slamet Riyadi, mengatakan, terdapat 2.945 kendaraan telah mengikuti uji emisi gratis selama tiga hari digelar.

"Total kendaraan yang mengikuti uji emisi gratis sebanyak 2.945 unit selama tiga hari," kata Slamet kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (8/7).

Slamet merinci sebagian besar kendaraan yang mengikuti uji emisi dinyatakan lolos pengujian.

Berdasarkan data yang dihimpun petugas, total kendaraan yang dinyatakan lolos sebanyak 2.619 unit. Sedangkan kendaraan yang tidak lolos sebanyak 326 unit.

Layanan uji emisi gratis tersebut terbuka bagi kendaraan roda empat berbahan bakar bensin maupun solar.

Baca juga: Polda Metro Imbau Warga Tidak Takbir Keliling

Slamet merinci, meski sebagian besar peserta uji emisi terdiri dari kendaraan berbahan bakar bensin, kendaraan berbahan bakar solar juga tidak sedikit turut berpartisipasi.

"Kendaraan berbahan bakar bensin terdapat 2.590 kendaraan, sedangkan solar sebanyak 355 kendaraan," jelas Slamet.

Sebagian besar kendaraan bensin dinyatakan lolos uji. Namun, satu per tiga dari jumlah kendaraan berbahan bakar solar dinyatakan tidak lolos.

"Kalau bensin, dari 2.590 kendaraan hanya 203 yang tidak lolos. Sedangkan, solar, dari 355 kendaraan terdapat 124 unit yang dinyatakan tidak lolos uji," kata Slamet.

Pihaknya berharap dengan adanya layanan uji emisi gratis ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya malukan pengujian emisi mobil dan perawatan rutin kendaraan.

"Semoga warga semakin menyadari pentingnya uji emisi dan servis kendaraannya secara berkala sebagai bagian dari peran serta menjaga kualitas udara di Jakarta," harap Slamet. (OL-4)

BERITA TERKAIT