07 July 2022, 19:55 WIB

Pengguna Narkoba di Kampung Boncos Gunakan CCTV untuk Pantau Aparat


Khoerun Nadif Rahmat |

SEBANYAK enam pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu ditangkap aparat Kepolisian Sektor Palmerah di Kampung Boncos, Jakarta Barat, Rabu (6/7) petang.

Dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan enam orang yang diduga sebagai penyalahguna narkoba jenis sabu. Keenam pelaku berinisial SP, HA, M, SA, O, dan RM dibawa ke Mapolsek Palmerah.

Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Dodi Abdulrohim mengatakan pihaknya juga mendapati sejumlah barang bukti dalam operasi ini.

"Alhamdulillah kita sudah mengamankan yang diduga pengguna kemudian kita juga sudah mengamankan beberapa barang bukti," kata Dodi (7/7)

Tidak hanya menyita barang terlarang jenis sabu, Dodi dan jajarannya juga menyita rekaman CCTV yang diduga pelaku gunakan untuk memantau pergerakan polisi.


Baca juga: Sopir Berdalih Dirampok, Teman Bawa Kabur Truk Gula Pasir


"Ada tiga paket sabu, kemudian juga ada bong (alat isap sabu). Lebih uniknya lagi, ada CCTV mungkin diperkirakan untuk memantau kegiatan-kegiatan kita (aparat)," ungkap Dodi.

Tidak hanya menggerebek kamar-kamar kontrakan, polisi juga menghancurkan bangunan semipermanen yang diduga dijadikan lokasi pengguna sabu.

Untuk mencegah hal seperti ini terjadi, setelah polisi melakukan penggerebekan, mereka lalu merobohkan bangunan semipermanen yang diduga sering digunakan untuk tempat mangkal para pengguna sabu.

Dodi menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemberantasan terhadap narkoba. Apalagi, Kampung Boncos sudah lekat dengan stigma sarang narkoba.

"Saya akan rutinkan karena saya enggak mengenal dengan namanya bandar narkoba. Saya akan terus berantas sesuai perintah pimpinan kami Pak Kapolda, Pak Kapolres ini akan kami lakukan untuk membetantas narkoba terutama para pengguna," pungkasnya. (S-2)

 

BERITA TERKAIT