07 July 2022, 16:26 WIB

12 Ribu Hewan Kurban di Kota Bekasi Dipastikan Sehat


Rudi Kurniawansyah |

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi memastikan hewan yang dikurbankan dalam Hari Raya Idul Adha memiliki sertifikat sehat dan terhindar dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari sebanyak 12.900 hewan kurban yang dilakukan pemeriksaan, hanya ditemukan sebanyak 200 hewan kurban di Kota Bekasi yang terinfeksi dan sudah dipisahkan dari yang sehat.

"Lebih cepat diobatin dan cepat sembuh, rata-rata 2-3 hari. Mereka bisa langsung sembuh kembali. Jadi saya kira dari kita punya 12.900 yang sudah dilakukan pemeriksaan sampai hari ini di Kota Bekasi. Ada sekitar 200 yang terinfeksi dan kita sudah lakukan pemisahan. Kemudian dari DKPPP lakukan pemberian vitamin dan obat-obatan. Ternyata dari para petani, penjual, dan peternak, mereka juga lakukan treatment yang sama," kata Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai peninjauan tempat penjualan hewan kurban di Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Kamis (7/7).

Baca juga: Sopir Yang Gelapkan Truk dan 25 Ton Gula Pasir Akhirnya Tertangkap

Tri menjelaskan, pihaknya telah memastikan untuk hewan yang dikurbankan harus memiliki sertifikat untuk kesehatannya. Hal itu demi terhindar dari penyebaran wabah PMK tersebut.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkurban untuk memilih hewan kurban yang sehat biasanya ada sertifikat hewan yang sudah diperiksa. Kemudian juga menyembelih dengan cara yang ihsan dengan rasa cinta bahwa hewan juga memiliki sifat yang tentunya harus dilakukan secara baik," jelas Tri.

Ia mengungkapkan, untuk hewan kurban yang telah terinfeksi dilakukan pengobatan. Hewan kurban tersebut telah dipisahkan serta dilakukan pemberian vitamin. Selain itu kandang harus bersih dimana semua kotorannya bisa diolah lagi menjadi pupuk kandang sehingga bisa bermanfaat untuk pengelolaannya.

Ia menambahkan, pihaknya terus memantau serta mengimbau kepada para panitia kurban untuk terus memberi informasi jika adanya hal-hal yang memicu keraguan. Pemantauan juga dilakukan dalam hal masuknya hewan kurban ke kandang penjual dengan memastikan kesehatan dari hewan dan kebersihan kandangnya.

Pada kesempatan itu, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto juga memberikan stiker kepada hewan kurban yang menandakan telah terverifikasi secara sehat dan layak untuk pemotongan pada hari raya nanti.

“Jadi kita pantau terus sampai ke tempat mereka nanti dilakukan pemotongan. Saya mengimbau kepada masyarakat yang hari ini menjadi panitia kurban dan sebagainya untuk terus berkomunikasi. Jika ada hal-hal yang membuat keragu-raguan, silahkan menghubungi hotline panitia kurban di nomor 087773361568 sehingga dengan cepat satgas kita nantinya akan hadir ke tempat yang membuat masyarakat menjadi ragu atau khawatir. Dan dipastikan kembali bahwa PMK pada hewan tidak akan menular ke manusia," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT