05 July 2022, 22:25 WIB

Mobil Tabrak Belasan Motor di Jakut, Pelaku Terlibat Kasus Penyekapan


Rahmatul Fajri |

SEBUAH video viral di media sosial memuat aksi pengerusakan mobil dan penangkapan terhadap pengemudinya di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Pelaku menabrak sejumlah pengendara sepeda motor yang tengah melintas.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki Haryadi membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin (4/7). Menurut Hengki, pelaku ternyata terlibat kasus penyekapan. Pelaku dalam aksinya menggunakan modus berpura-pura sebagai anggota polisi dan melakukan pemerasan.

"Iya ini ada kejadian kemarin kasus penyekapan. Dia sekali lagi menyamar sebagai polisi melakukan pemerasan," kata Hengki kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/7).

Pelaku sempat mencoba melarikan diri dengan melawan arus, hingga menabrak sejumlah sepeda motor yang tengah melintas. Namun, tersangka berhasil ditangkap.

Meski demikian, Hengki enggan membeberkan identitas pelaku. Pasalnya, saat ini pelaku tengah diperiksa secara intensif oleh pihak kepolisian. "(Pelaku) satu orang, masih kita kembangkan. Sekarang dalam proses penyidikan," ujarnya.


Baca juga: Kasus Pencabulan di Ponpes Depok, 3 Ustadz dan 1 Santri Jadi Tersangka


Hengki juga mengatakan, kasus dengan modus menyamar sebagai polisi juga sempat terjadi di Bekasi. Kedua pelaku yang menggunakan modus itu telah ditangkap pihaknya.

"Ini ada beberapa kasus yang mereka menyamar seolah-olah sebagai anggota kepolisian melakukan pemerasan," beber Hengki.

"Seperti yang terjadi di Bekasi dan sekarang terjadi di Jakarta dan tersangka sudah kita tangkap," pungkasnya.

Tersangka kasus penyekapan yang diketahui bernama Ronny, 42, setelah melewati proses tes urine ternyata juga didapati positif narkoba jenis amphetamin. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Saat penangkapan, lanjut Zulpan, petugas juga mendapati barang bukti berupa alat isap dan timbangan sabu. Barang bukti lainnya juga didapat airsoft gun.

Pelaku ditangkap pada Senin pukul 17.30 WIB di Jalan Sunter Karta Timur Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dan tersangka.

"Pada saat melakukan pengejaran, pelaku melawan arah dan banyak menabrak korban-korban lain, kemudian pelaku juga tidak kunjung berhenti dan Tim Opsnal melakukan tindakan yang terarah serta terukur untuk melumpuhkan pelaku," imbuh Zuplan.

Kepolisan juga merilis nama-nama korban yang ditabrak tersangka. (Ndf/S-2)

BERITA TERKAIT