27 June 2022, 14:55 WIB

Anies Undang Tukang Bakso, PDIP Meradang dan Lontarkan Kritik


Selamat Saragih |

POLITIKUS PDIP, Gilbert Simanjuntak, melontarkan kritik pedas kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terkait dengan undangan DKI-1 itu kepada para tukang bakso saat menggelar kegiatan "Malam Ramah Tamah Jakarta E-Prix 2022", di Balai Kota DKI Jakarta, pada Jumat (24/6).

Menurut Gilbert yang juga anggota DPRD DKI Jakarta itu, sikap Anies itu justru bertolak belakang dengan kebijakannya soal penyelenggaraan balap mobil bertenaga listrik yang menggelontorkan dana relatif besar.

"Saat Anies mempertunjukkan sesuatu tukang bakso, ini menjadi paradoks saat mempertontonkan tukang bakso di Formula E, tetapi uang APBD dihambur-hamburkan totalnya Rp840,7 miliar untuk orang asing," ujar Gilbert, di Jakarta, Senin (27/6).

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu pun menilai Anies menunjukan seakan peduli dengan rakyat. Namun di sisi lain orang nomor satu di Ibu Kota itu tidak pernah memberikan solusi dalam mengentaskan kemiskinan.

Dia menyinggung soal program permodalan bagi UMKM pun dinilai sangat minim pada era Anies.

Padahal saat kampanye lalu, Anies sudah gembar-gembor dengan program OK OCE atau yang kini berganti nama jadi JakPreneur.

"Warga Jakarta di kalangan bawah terpuruk dan tidak mendapat dana UMKM dari APBD DKI," kata dia.

"Anies seakan pro penderitaan rakyat, tetapi tidak memberikan penyelesaian yang membumi soal penderitaan rakyat," lanjutnya.

Bahkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya peningkatan angka kemiskinan pada era Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Pada September 2017, angka kemiskinan di DKI berada di kisaran 3,78 persen atau 393.130 jiwa. (OL-4)

BERITA TERKAIT