24 June 2022, 12:14 WIB

Holywings Gratiskan Miras untuk Muhammad, GP Ansor akan Datangi Sejumlah Tempat Hiburan Itu Malam Ini


Siti Yona Hukmana |

GERAKAN Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta akan melakukan konvoi motor ke sejumlah Holywings yang tersebar di wilayah Ibu Kota, Jumat (24/6)  malam ini. Konvoi dilakukan usai laporan terhadap klub malam itu terkait promosi menggratiskan alkohol untuk orang bernama Muhammad ditolak Bareskrim Polri.

"Nanti malam, kami akan konvoi sama kader-kader Ansor dan Banser DKI Jakarta untuk memastikan tidak ada lagi penistaan. Walaupun sudah dihapus, kita enggak tahu apa yang terjadi di dalam dan kita juga tidak pernah menikmati enggak tahu rasanya. Karena memang belum pernah merasakan," kata Wakil Ketua Ansor DKI Jakarta Sofyan Hadi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/6).

Sofyan mengatakan konvoi itu akan dilakukan bersama sahabat-sahabat Ansor Banser DKI Jakarta. Namun, dia belum bisa memastikan jumlah anggota yang ikut konvoi. Kegiatan konvoi itu disebut akan diberitahukan ke pihak Kepolisian.

Baca juga: Promosi Holywings Gratiskan Miras untuk Pemilik Nama Muhammad dan Maria Dinilai Lecehkan Agama

Ada tiga titik yang sudah pasti akan disambangi. Antara lain Holywings di Jalan Gatot Subroto Nomor 1003, Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan; Holywings Senayan di Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat; dan Holywings di Pantai Indak Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

"Nanti sore ini selepas Jumatan, kami akan konsolidasi memastikan titik mana yang akan kita konvoi bersama. InsyaAllah enggak anarkis lah, konvoi saja, enggak sampai gerebek. Mudah-mudahan enggak ada penggerebekan," ungkap Sofyan.

Selain itu, konsolidasi juga dilakukan untuk mencegah penyusupan. Sofyan tidak ingin kegiatan konvoi disusupi orang lain yang bertujuan untuk membuat rusuh.

Sofyan menuturkan promosi menggratiskan minuman terhadap orang-orang bernama Muhammad adalah sebuah penistaan. Sebab, nama Muhammad, kata dia, adalah nama kebanggaan umat Islam. Rata-rata anak laki-laki Islam diberi nama Muhammad.

"Kalau Muhammad ini dengan mendapat free minuman beralkohol itu logikanya sama dengan disuruh untuk meminum, yang namanya alkohol notabenenya haram bagi umat muslim. Sedangkan, yang nama Muhammad ini hampir tidak ada yang nonmuslim. Ya kalau mungkin ada, ya Allahualam, tapi hampir tidak ada," ucap dia.

Selain itu, Sofyan mengaku juga akan menyambangi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dia ingin pemerintah daerah mencabut izin usaha tempat hiburan malam tersebut.

Di samping itu, Sofyan menyebut laporannya ditolak Bareskrim Polri karena sudah ada laporan yang sama masuk ke Kepolisian. Namun, tidak disebutkan di kantor polisi wilayah mana. Sofyan mengaku dua jam konsultasi dengan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri.

"Mereka membuat suatu kesimpulan jika kasus tersebut sudah ada yang lapor, tidak bisa menerima laporan yang lain dan hanya menjadi saksi. Nah, kami enggak mau jadi saksi dan tetap mau bawa nama PW Ansor DKI Jakarta untuk membuat sebuah laporan tersendiri." ungkap Sofyan.

Untuk diketahui, Holywings mengunggah promosi berupa foto di akun Instagramnya pada Kamis (23/6). Foto itu bertuliskan 'Dicari! yang bernama Muhammad & Maria. Kita kasih Cordon's Dry Cin atau Cordon's Pink. Gratis'. 

Di bawah foto juga terdapat keterangan 'Bilangin ke Muhammad dan Maria, disuruh ke Holywings sekarang juga!!!'.

Unggahan itu telah dihapus usai viral di media sosial. Unggahan itu dikecam netizen, khususnya umat Islam. (OL-1)

BERITA TERKAIT