05 June 2022, 12:53 WIB

Balapan di Jakarta Selesai, Mobil Formula E Siap Terbang ke Maroko


 Putri Anisa Yuliani |

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyaksikan secara langsung proses pembongkaran Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) oleh penyelenggara Jakarta E-Prix pada Minggu (5/6). Dalam kesempatan tersebut Anies memastikan boks-boks berisi mobil yang digunakan balapan dikemas dengan amat baik.

“Kita lihat itu adalah boks kontainer yang berisi mobil balap yang digunakan kemarin (dalam Jakarta E-Prix). Mobil balap ini tadi malam langsung dilepas rakitannya dan dimasukkan ke dalam boks dengan berat 300 ton. Dan sekarang akan dibawa ke tempat storage, dari lokasi stroge ini akan dikirim pada tanggal 9 Juni ke Maroko untuk gelaran Formula E selanjutnya,” jelas Anies.

Anies terkesan dengan detail yang dilakukan penyelenggara dengan memaksimalkan teknologi dan efisiensi. Gubernur Anies berharap hal tersebut akan digunakan sebagai pembelajaran oleh para petugas lokal dalam hal penyelenggaraan event.

Baca juga: Puan Nonton Langsung Formula-e Atas Undangan Anies

“Yang unik dari ini semua adalah pemasangan hingga pembongkaran penuh dengan teknologi, penuh dengan akumulasi pengetahuan. Karena itu sangat bermanfaat bagi tim kita di Jakarta untuk mengambil hikmahnya, ilmunya, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kita di sini,” terangnya.

“Jadi betapa efisiensi dalam bekerja itu dilakukan dengan amat baik dan garasi yang kemarin penuh dengan mobil balap sekarang sudah kosong dan ini akan menjadi pembelajaran bagi kita,”tambahnya.

Selain itu penyelenggara juga memegang teguh konsep lingkungan hidup, karena Formula E merupakan balapan yang mengedepankan paradigma lingkungan hidup. Maka semua sumber dayanya pun harus ramah lingkungan.

“Ini bukan sekadar soal balapannya karena mungkin balapannya hanya 45 menit. Tetapi di balik itu ada perencanaan yang rumit, penggunaan teknologi yang luar biasa intensif, ditambah ada ideologi yang harus dipegang,” paparnya.

“Yakni peduli lingkungan dan menggunakan cara-cara paling efisien dalam pemanfaatan sumber daya. Jadi bagaimana sebuah balapan tidak menyisakan polusi, bahkan untuk listrik yang dihasilkan dari generator yang berbahan bakar bio diesel,” kata Manta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. (Put/OL-09)

BERITA TERKAIT