25 May 2022, 21:00 WIB

Koalisi Pejalan Kaki Minta Satgas Penanganan Covid-19 Bikin Panduan HBKB


Putri Anisa Yuliani |

PENDIRI Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus meminta Satgas Penanganan Covid-19 membuat panduan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Hal ini dikatakannya menyusul suksesnya HBKB digelar di Jakarta pada Minggu (22/5) lalu. HBKB sebelumnya telah ditiadakan selama dua tahun akibat pandemi covid-19.

Panduan teknis itu berisikan berbagai ketentuan dan syarat pelaksanaan HBKB, termasuk apabila nantinya ada pihak-pihak yang ingin menggelar acara yang dapat menimbulkan keramaian di lokasi-lokasi HBKB.

"Di Jakarta pada HBKB berikutnya itu belum boleh melakukan acara yang dapat mengundang partisipan misalnya 2 ribu orang, 5 ribu orang. Karena kalau ada seperti itu harusnya ada rekomendasi khusus dari satgas," ujar Alfred saat dihubungi, Rabu (25/5).

Baca juga : Jakarta PPKM Level 1, Monas Tunggu Instruksi Pemprov DKI Untuk Pembukaan Kembali

"Seperti jalan bareng sehat, sepeda santai kan pasti mereka akan menyebut jumlahnya kan. Nah, hal-hal seperti itu direkomendasikan sambil menunggu guideline dari teman-teman satgas covid. Kita mintakan adanya guideline itu supaya nanti juga dari tim kerja pelaksana HBKB juga bisa menyampaikan ke pemohon kegiatan," lanjutnya.

Menurut dia, panduan ini penting agar para pelaksana acara dapat mempersiapkan acaranya dan pesertanya dengan matang. Terlebih, Indonesia belum boleh terlalu bereuforia karena masih berstatus pandemi.

"Jadi mungkin dari sisi jumlah kerumunan itu nanti seperti apa. Ketika pesertanya 5 ribu apakah sama kalau pesertanya 10 ribu? Rekomendasi dari teman-teman satgas covid seperti apa. Karena kan ini ketika, apa benar kita sudah menuju endemi? Bagaimana posisinya yang bener?," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT