23 May 2022, 15:10 WIB

Ancol Ditutup untuk Umum Saat Formula-e, Hanya bagi Pemilik Tiket


Mediaindonesia |

MANAJEMEN Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, menutup akses masuk pada 4 Juni 2022 untuk umum, Ini tepat saat perhelatan ajang balap mobil listrik Formula E.

Sehingga hanya pemegang tiket Formula E saja yang boleh masuk ke kawasan Ancol. Hal ini disampaikan dalam keterangan resmi di situs situs www.ancol.com.

“Khusus hari Sabtu, 4 Juni 2022, Ancol dan seluruh unit rekreasi di dalamnya tidak dibuka untuk umum," tulis manajemen Ancol seperti dikutip dari situs resmi Ancol, Senin (23/5).

“Yang bisa masuk Ancol hanya khusus pemilik tiket Jakarta E-Prix saja," sambung manajemen Ancol.

Adapun bagi warga yang ingin berwisata ke Taman Impian Jaya Ancol pada 4 Juni 2022 masih bisa membeli tiket Jakarta E-Prix 2022 kelas Ancol Festival.

Tiket tersebut dijual lewat situs jakartaeprixofficial.com dengan harga Rp 250.000, belum termasuk pajak 15 persen.

"Kamu bisa membeli tiket Ancol Festival untuk dapat menikmati seluruh unit rekreasi Ancol," tulis manajemen Ancol.

"Seperti Dunia Fantasi, Seaworld Ancol, Ocean Dream Samudra, dan Atlantis Water Adventures sambil dapat menikmati beberapa titik layar besar nonton bareng Jakarta E-Prix 2022," tutur manajemen Ancol.

Sebagai informasi, penyelenggaraan mobil balap listrik ini akan dilakukan pada 4 Juni mendatang. Saat ini, mobil balap yang akan dikendarai sejumlah atlet Formula E mulai tiba di Jakarta pada Minggu (22/5) ini.

Baca juga: Mobil Balap Formula E Mulai Tiba di Jakarta

Mengingat, jadwal perhelatan ajang balap mobil listrik di Ibu Kota semakin dekat. Direktur Bisnis Jakpro, yang juga Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, menjelaskan ada 39 pallet berisi peralatan dan perlengkapan mobil balap, yang dikirim melalui tiga pesawat carteran.

Keseluruhan mobil dikirim dari Doha, Qatar, karena sebelumnya baru selesai mengikuti ajang Formula E di Berlin dan Roma. Pihaknya belum bisa memastikan berapa persentase keutuhan mobil balap yang dikirim. Sebab, pihaknya tidak dapat membuka sejumlah kotak kontainer yang sudah tiba.

"Jadi yang datang itu bukan mobil utuh, yang datang itu dalam bentuk pretelan," jelas Gunung saat dikonfirmasi, Minggu (22/5).

Gunung menjelaskan Jakpro sejauh ini hanya berperan untuk menerima dan menyimpan sementara kontainer terkait mobil. Serta, tidak diizinkan untuk membuka kontainer tersebut. (OL-4)

BERITA TERKAIT