18 May 2022, 12:11 WIB

Atasi Banjir Rob, Dinas SDA DKI Ajukan Rp104,9 M Pada Rencana Anggaran 2023


Putri Anisa Yuliani |

DINAS Sumber Daya Air DKI Jakarta berencana melanjutkan pembangunan tanggul laut dan program pengamaan pantai lainnya tahun depan. Dalam rencana tersebut, Dinas SDA DKI Jakarta mengajukan anggaran senilai Rp104,9 miliar.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk membangun tanggul laut guna mengamankan pesisir utara Jakarta dari banjir rob.

"Tanggul pantai kita tetap berkomitmen. Kita persoalan tanggul pantai ini lokasinya sudah jelas. Daerah-daerah kritis sudah kita ketahui, sudah kita katakan. Sekarang bagaimana kita membuat mekanisme yang cepat," kata Yusmada dalam rapat bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/5).

Yusmada menjelaskan dalam membangun tanggul laut, Pemprov DKI berhadapan dengan beberapa kendala antara lain permukiman penduduk. Selain itu, dalam proses pembangunan tanggul laut membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Salah satu solusinya adalah dengan menetapkan skema pembangunan tahun jamak atau 'multiyears' dengan lelang yang dilakukan di tahun yang sama. Namun demikian, pembangunan tahun jamak ini bukan tanpa kendala.

Baca juga: Antisipasi Banjir Rob, Camat Pademangan Siagakan Pompa Mobile

Sebab, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan habis tahun ini sehingga Pemprov DKI tak bisa melakukan pembangunan dengan sistem anggaran tahun jamak.

"Kalau secara aturan tidak boleh. Pak Gubernur sekarang membahas multiyears. Terus kalau 2023-2024 nanti membahas Gubernur yang baru mungkin gak dia membahas 2024-2025? Nah itu kan satu persoalan," jelasnya.

Untuk menyiasatinya, Pemprov DKI bisa mengajukan agar pembangunan tanggul laut menjadi salah satu program strategis nasional (PSN).

"Kalau masuk program PSN itu bisa. Nanti kita akan coba bahas lagi. Jadi kita bisa kalau ada dana cukup lebih lapang kita bisa mendekati dengan multiyears nanti berapanya nanti kita coba bahas lagi," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT