14 May 2022, 15:33 WIB

Kapolda Metro Borong Dagangan PKL di Tengah Aksi Buruh


Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan

KAPOLDA Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto meninjau aksi protes buruh yang berlangsung di depan gedung DPR RI.

Sebelum naik ke mobil komando untuk memberikan apresiasinya ke massa, Fadil mendatangi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di dekat lokasi demonstrasi.

Fadil mendatangi pedagang bakso bernama Mulyanto. Dagangan Mulyanto dibeli Fadil sebesar Rp1 juta. Nantinya, dagangan Mulyanto bisa dinikmati massa buruh yang berdemo di lokasi.

Baca juga: Hari Ini, Buruh akan Gelar Aksi di DPR dan GBK

"Temen-temen buruh dikasih makan semua, jangan sampai gak makan," pungkasnya, Sabtu (14/5).

Mulyanto mengaku Kapolda sempat bertanya tentang pendapatannya selama menjadi pedagang bakso. Dia bersyukur karena dagangannya laris diborong Kapolda.

"Habis itu dia langsung kasih bantuan untuk massa buruh. Saya bersyukur Alhamdulillah dagangan saya laris," tutur Mulyanto.

Baca juga: Labour Institute: 7 Juta Buruh Sawit Terancaml Kehilangan Pekerjaan

Tidak hanya Mulyanto, Waluyo yang merupakan pedagang ketoprak, lalu Agus pedagang es bubur sumsum, juga diborong Kapolda Metro dan Pangdam Jaya.

Waluyo menapat bayaran Rp1juta dan Agus mendapatkan bayaran Rp500ribu. Keduanya bersyukur dagangan miliknya bisa langsung habis sebelum pukul 12.00 WIB.

Diketahui, ribuan orang dari elemen buruh melangsungkan unjuk rasa di depan gedung DPR, dengan acara bertajuk May Day Fiesta.

Terdapat 18 tuntutan yang disampaikan massa aksi protes. Mulai dari menolak Omnibus Law, penurunan harga BBM, hingga penolakan terhadap kenaikan tarif PPN menjadi 11%.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT