12 May 2022, 20:50 WIB

Polisi: Penculik Anak Diduga Memilki Perilaku Seksual Menyimpang


Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan

AKHIR kasus penculikan anak yang terjadi saat sedang bermain di kawasan pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (10/5) siang, telah terungkap.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku penculikan tersebut. Abbi Rizal Afif, 28 ditangkap di kawasan senayan, Jakarta.

"Dari analisa yang kami lakukan itu bahwa kuat dugaan pelaku ada di Jakatta sehingga kami dari Polres Bogor datang lagi menelusuri Jakarta alhamdulilah di daerah Senayan pelaku berhasil ditangkap oleh tim gabungan polres Jaksel dan Bogor kabupaten," ujarnya kepada Wartawan, di Polres Jakarta Selatan, Kamis (12/5).

Budhi menjelaskan, dari hasil penangkapan ia menduga pelaku memilki perilaku seksual menyimpang. Pelaku sempat meminta korban untuk melakukan hal tidak wajar.

"Dari keterangan sementara ada dugaan pelaku ini melampiaskan nafsu bejatnya ke anak dibawah umur," ujarnya.

Selain itu dari keterangan korban, Budhi menjelaskan pelaku sempat membawa korban hingga ke Cianjur, Bogor dan kembali ke Jakarta.

"Satu atas nama K,12 tahun dibawa muter bahkan keterangan K sempat dibawa sampai ke Cianjur, sampai ke Cianjur muter ke Bogor dan balik ke Jakarta," jelas Budhi.

Baca juga: Tolak Penyimpangan Hormati Pribadinya

Polisi Lakukan Trauma Healing Ke Korban

Kasus penculikan yang terjadi beberapa waktu lalu berhasil terungkap. Adapun modus yang digunakan, pelaku mengaku sebagai aparat dan menegur anak-anak tidak memakai masker yang sedang bermain.

"Selanjutnya korban ikut dibonceng bersama oleh pelaku ini jadi satu motor empat orang yg naik, dibawa muter karena mungkin terlalu berat dan yang dua jadinya diturunkan," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Kamis (12/5).

Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan trauma healing dan pembinaan kepada korban, yang nanti akhirnya akan dikembalikan ke pihak keluarga.

"Tim kami dari psikologi baik dari polres maupun Polda akan memberikan semacam trauma healing jangan sampai anak ini menjadi trauma," jelasnya.

Ia menuturkan, aksi bejat pelaku penculikan bisa berakibat trauma kepada korban hingga dewasa.

"Berdasarkan keterangan anak ini yang disampaikan kepada kami dia sempat dipaksa melakukan satu hal yang tidak baik dan itu harus cepat kita hilangkan jangan sampai itu membekas sampai anak ini dewasa," ujarnya.

Saat ini pelaku masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

"Masih didalami nanti hasil penyidikan yang dilakukan dari polres Jaksel dan Bogor akan kita ungkap motif dan kronologis kejadian," pungkas Budhi. (OL-4)

BERITA TERKAIT