11 April 2022, 16:15 WIB

Wacana Interpelasi Kembali Bergulir, PKS Tetap Ogah Ikutan


Hilda Julaika |

FRAKSI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta tetap menolak rencana interpelasi Formula E yang baru-baru ini diwacanakan kembali. Wacana ini sempat disampaikan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Ahmad Yani mengutarakan hak interpelasi tidak perlu untuk dilaksanakan. Dengan alasan ajang balap mobil tersebut sudah sering dibahas dan dijelaskan dalam rapat kerja komisi.

“Kalau berkaitan tentang masalah Formula E saya kira tidak perlu dilakukan interpelasi karena permasalahan tentang Formula E itu sudah sangat jelas yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (11/4).

“Dalam rapat-rapat di Komisi sudah diberikan penjelasan, tidak perlu lagi dilakukan interpelasi,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini sudah seharunya Pemprov DKI dan DPRD DKI memfokuskan diri untuk melaksanakan tugas penting lainnya. Agar visi dan misi dari Gubernur DKI Jakarta dan Wagub DKI Jakarta bisa tercapai untuk kepentingan warga.

Baca juga: Transportasi Beroperasi 100%, Volume Lalin di Jakarta Naik 5,5%

“Apalagi sekarang harga kebutuhan pokok naik, bagaimana kita bantu pak Gubernur karena eksekutif dan legislatif ini kan pekerjaan daerah untuk bisa memberikan perhatian warga Jakarta,” sambungnya.

Sebelumnya, Prasetio berencana kembali melayangkan hak interpelasi terkait Formula E kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Rencana hak interpelasi Formula E kembali dikemukakan menjelang dua bulan gelaran ajang balap mobil listrik itu pada 4 Juni 2022 mendatang.

"Saya akan kembali menjalankan fungsi pengawasan saya dalam penyelenggaraan balap mobil listrik," kata Ketua DPRD DKI Jakarta melalui akun instagram pribadinya @prasetyoedimarsudi di Jakarta, Jumat (8/4). (OL-4)

BERITA TERKAIT