09 April 2022, 12:41 WIB

PSI Minta Fraksi yang Tolak Interpelasi Menyampaikan di Paripurna


Putri Anisa Yuliani |

WAKIL Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo menanggapi hasil keputusan Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta yang menyatakan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak melakukan pelanggaran. Menurutnya, keputusan tersebut sudah tepat dan oleh karenanya interpelasi Formula E harus dilanjutkan prosesnya.

“BK sudah menyatakan Ketua DPRD tidak melakukan pelanggaran soal interpelasi Formula E. Oleh karenanya kita harus lanjutkan prosesnya. Soal fraksi-fraksi yang masih menolak interpelasi, kami harap mereka datang dan sampaikan sikap di Rapat Paripurna agar masyarakat tau alasan menolaknya apa. Kalau menolaknya di media saja berarti tidak menghargai tata tertib DPRD,” kata Anggara dalam keterangan resminya, Sabtu (9/4).

Baca juga: Tak Kapok, PDIP Siap Gulirkan Lagi Hak Interpelasi Formula E

Anggara mengaku bingung kepada sikap fraksi-fraksi yang tidak mau menghadiri rapat paripurna proses interpelasi. Pasalnya, datang ke rapat paripurna interpelasi tidak serta merta berarti menyetujui interpelasi.

"Justru di rapat paripurna mereka bisa menegaskan penolakan interpelasi, bisa sampaikan alasannya apa. Proses interpelasi kan baru digulirkan lebih lanjut kalau setengah dari anggota yang hadir setuju," ujar Anggara.

Anggara menambahkan, proses interpelasi perlu tetap diperjuangkan karena banyak hal yang masih harus dijelaskan ke DPRD dan publik.

“Kami sedari awal terus mengawal Formula E ini. Banyak sekali hal yang perlu dijelaskan. Mulai dari bukti pembayaran uang ratusan miliar untuk komitmen fee, kontrak, studi kelayakan dan sebagainya. Selama ini kita pahami hanya dari berita, gak ada kesempatan untuk mendengarkan langsung dari Pak Gubernur. Harapannya interpelasi bisa jadi ajang 'buka-bukaan'. Biar semuanya jelas,” pungkas Anggara.(OL-5)

BERITA TERKAIT