09 March 2022, 15:01 WIB

Anies Ajukan Banding PTUN, PSI: Penanganan Kali Mampang Sudah Tugasnya


Hilda Julaika |

ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, August Hamonangan, menanggapi pengajuan banding oleh Gubernur DKI Anies Baswedan terkait pengerukan Kali Mampang. 

Menurut August, hal tersebut menunjukan karakter pemimpin yang lebih mementingkan citra daripada kerja. "Pak Anies hanya diminta dua hal yang memang sudah menjadi tugasnya, keruk dan buat turap di Kali Mampang. Kami paham, banding itu haknya Pak Anies, tapi kasihan aja warga," ujar August dalam keterangannya, Rabu (9/3).

"Ini menunjukkan, Beliau lebih peduli citra sebagai Gubernur, daripada menuntaskan kerjanya. Pak Anies ingin terlihat selalu benar. Padahal, banding atau tidak, kalah jadi abu, menang jadi arang. Sama saja," imbuhnya.

Baca juga: Anies Ajukan Banding Putusan PTUN Soal Banjir, Ini Alasan DKI

Lebih lanjut, dia menyoroti komitmen Pemprov DKI terhadap penanggulangan banjir di Jakarta yang masih rendah. Dia pun meminta Anies untuk mengevaluasi kembali strategi pemerintahannya.

"Saat warga minta Pak Anies mengeruk kali, dicuekin. Lalu warga terpaksa menempuh upaya hukum untuk mendesak Pak Anies melakukan tugasnya," tutur August. 

Baca juga: Digugat Warga Soal Banjir, PDIP: Anies Harus Evaluasi

"Saat putusan hukum sudah menyatakan Pak Anies harus mengerjakan, malah dilawan balik. Harusnya, evaluasi diri dan strategi. Kita bisa nilai komitmen beliau. Tidak serius. Jangan mempermainkan masyarakat,” pungkas dia.

Dia mengamini banding putusan adalah hak dari seluruh warga negara, termasuk Gubernur Anies. Namun, sebagai pemimpin, August berpendapat sebaiknya menghabiskan energi untuk mengerjakan tugas daripada melakukan upaya hukum.

"Lebih baik Pak Anies fokus buktikan bahwa beliau bekerja. Masih banyak PR yang harus dikejar. Mungkin Pak Anies pusing, tapi ini sudah menjadi tugas beliau. Amanah dari masyarakat Jakarta," ucapnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT