17 February 2022, 17:19 WIB

Janjian Jual Beli Ponsel, Remaja di Jakarta Utara Malah Dibegal


Rahmatul Fajri |

SEORANG remaja berinisial IT,17, menjadi korban begal di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Ricky Prenata mengatakan awalnya pria tersebut akan menjual ponsel miliknya. Korban lalu berkenalan dengan pelaku melalui media sosial.

Setelah berkomunikasi, korban janjian untuk bertemu dengan pelaku di sekitar SMP 55 Jakarta, Tanjung Priok untuk melakukan transaksi. Ricky mengatakan korban dan pelaku lalu sepakat untuk bertemu sekitar pukul 03:00 WIB.

"Dia janjian transaksi subuh dan mau aja diajak transaksi jam segitu, jam 3 subuh. Diajaklah ke sana mau COD (cash on delivery) ponsel, karena korbannya mau COD," kata Ricky, ketika dihubungi, Kamis (17/2).

Ricky mengatakan korban lalu datang ke lokasi janjian. Ia mengatakan setelah tiba di lokasi dan bertemu pelaku, lalu pelaku merampas ponsel tersebut.

Ia mengatakan pelaku lalu menggunakan senjata tajam untuk merampas ponsel hingga membuat dua jari korban putus.

Baca juga: Polisi Beberkan Kondisi Terakhir Novi Amelia Sebelum Bunuh Diri

"Tiba-tiba dirampas secara paksa, dengan senjata tajam juga sehingga putuslah jarinya si korban. Ponsel langsung diambil sama orangnya," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan pengakuan korban, pelaku tersebut berjumlah empat orang. Ricky mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait kasus tersebut. "Masih kita dalami," pungkasnya.

Lebih lanjut, Ricky menyayangkan kejadian tersebut. Pasalnya, korban bisa saja transaksi saat pagi atau siang hari, bukan malah dini hari yang bisa dimanfaatkan oleh orang yang berniat jahat

"Jadi memang kalau keterangan dari korbannya, cuman mau jual ponsel. Jadi harusnya kan besok pagi juga bisa padahal. Makanya kita masih dalami dulu," katanya. (Faj/OL-09)

BERITA TERKAIT