16 February 2022, 21:56 WIB

Langgar Perda, Satpol PP Depok Segel Puluhan Bangunan Klaster dan Ruko


Kisar Rajaguguk |

SEBANYAK 33 bangunan perumahan klaster di Jalan Masjid Ujung 2 RT001/RW02 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, disegel lantaran tidak mengantongi izin sesuai peraturan yang ditetapkan.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Penertiban Peraturan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok Taufiqurahman, Rabu (16/2). "Seluruh bangunan itu terdiri dari 25 bangunan klaster dan 8 bangunan ruko," katanya.

Sebelum dilakukan penyegelan sesuai prosedur, terang dia, sudah dilayangkan surat peringatan penghentian kegiatan. Surat peringatan dilayangkan sebanyak tiga kali.

Lantaran surat itu diabaikan, Satpol PP terpaksa mengambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku, yakni menghentikan kegiatan dan memasang tanda segel.

Ia menegaskan, papan segel tidak akan dicabut jika pihak terkait tidak menyelesaikan kewajibannya. "Selesaikan dulu tanggung jawabnya setelah itu segel dicabut. Apabila papan segel itu sengaja dicabut, ancamannya pidana."

Puluhan bangunan yang telah berdiri itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Depok, kemudian Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2013 tentang Bangunan dan Izin Mendirikan Bangunan.

Penyegelan selutuh bangunan di Jalan Masjid Ujung ini merupakan hasil pelimpahan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok.

"DPMPTSP telah berupaya mengingatkan pihak pengembang perumahan kluster itu, tapi malah membangkang," tandasnya. (J-2)

BERITA TERKAIT