14 February 2022, 18:34 WIB

600 Warga Binaan Rutan Salemba Ditargetkan Jalani Rehabilitasi Tahun Ini 


Rahmatul Fajri |

RUMAH Tahanan (Rutan) Kelas 1 A Salemba, Jakarta Pusat menargetkan 600 warga binaan pemasyarakatan (WBP) menjalani rehabilitasi medis narkoba pada tahun ini. 

Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Salemba Kelas 1 A, Fonika Affandi mengatakan saat ini ada 310 warga binaan yang memulai proses rehabilitasi medis narkoba. Rehabilitasi untuk warga binaan ini bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. 

"Kita targetkan 600 warga binaan ikut dalam rehabilitasi medis narkoba. Tapi gelombang pertama saat ini ada 310 warga binaan dan nanti satu tahun 600," kata Fonika saat ditemui di Rutan Salemba Kelas 1 A, Jakarta Pusat, Selasa (14/2). 

Fonika mengatakan, nantinya para warga akan menjalani sejumlah kegiatan dalam rehabilitasi medis narkoba. Dalam gelombang pertama warga binaan akan mengikuti kegiatan selama 6 bulan. 

"Program ini kita bekerja sama dengan BNNP, intinya kita membuat terbebas dari penyalahgunaan narkoba," ucapnya. 

Baca juga : Polisi Masih Proses Kasus Denny Siregar di Polda Metro

Sementara itu, salah satu warga binaan yang terjerat kasus narkoba, Dony (36) mengaku telah mengikuti rehabilitasi narkoba selama dua minggu. Dampak yang dirasakan Dony setelah mengikuti rehab cukup baik bagi dirinya. 

Dony mengatakan kegiatan rehabilitasi dimulai sejak salat subuh pada hari Senin hingga Jumat. Setelah salat subuh, peserta rehab langsung melakukan olah raga pagi, makan bersama. 

"Saya langsung daftar di klinik, daftar sendiri. Dampaknya badan agak sehat, lebih nyaman semenjak rehab. Kalau ketergantungan sudah engga ada lagi. Kalau di sini sudah lupa," kata Dony. 

Dony sebelumnya divonis hukuman selama 5 tahun 6 bulan terkait kasus narkoba. Dia ditangkap di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran Gempol oleh Satnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Ia berharap tak ada yang mengikuti jejaknya menggunakan narkoba. 

"Harapan lebih diperhatiin warga rehabnya. Buat teman - teman di luar (Rumah Tahanan) jauhilah narkoba karena dampaknya ya kaya begini jadinya," katanya. (OL-7)

BERITA TERKAIT