28 January 2022, 15:39 WIB

DPRD DKI Kritik Studi Banding Jakpro Soal Formula E ke Arab Saudi


Hilda Julaika | Megapolitan

ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak mengkritik keberangkatan penyelenggara Formula E ke Diriyah, Arab Saudi untuk studi banding perhelatan Formula E. Mereka adalah jajaran manajemen Formula E dalam tubuh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Jakpro dan bakal mengajak beberapa anggota panitia pelaksana dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).

“Dalam kondisi pandemi covid saat ini, berlebihan masih berangkat ke luar negeri hanya untuk membandingkan harga tiket penyelenggaraan Formula E di Arab Saudi,” kata Gilbert dalam keterangannya, Jumat (28/1).

Menurutnya ini menghamburkan uang berangkat menuju Arab Saudi, hal ini pun menjadi pertanyaan. Sementara data harga tikel tersebut dapat diperoleh lewat surat menyurat resmi secara elektronik sebagai sesama penyelenggara balapan. Selain itu, informasi lengkap juga dapat diperoleh dari internet.

Gilbert menilai, hal terbaik untuk studi banding soal tiket adalah ke Mandalika. Karena harga tiket di Arab Saudi pasti jauh lebih mahal dari Jakarta untuk kelas tiket yang sama, sehingga menurutnya tidak ada gunanya ke sana.

“Sense of crisis tidak ditunjukkan Direksi yang baru, terkesan vulgar dan berlebihan. Uang PEN sebesar Rp4,5 triliun yang dikucurkan ke Jakpro bunga dan cicilannya dibayar oleh rakyat melalui pajak/APBD. Sementara Jakpro sebagai perusahaan pengguna uang tersebut tidak merasa harus membayar cicilan dan bunganya dan malah berangkat menghamburkan uang ke luar negeri,” ungkapnya.

Baca juga: Jakpro Pastikan Pembangunan Sirkuit Formula E Selesai Tepat Waktu

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Widi Amanasto membenarkan agenda studi banding tersebut.

"Iya (studi banding). Kan kita juga (melihat) bagaimana pre-event yang harus dilakukan. Ada beberapa. Ada dari IMI dan OC (organizing committee)," kata Widi saat dikonfirmasi, Kamis (27/1).

Selain studi banding, pihaknya juga bakal menggelar rapat bersama induk organisasi Formula E yakni Formula E Operation (FEO).

"Pas pelaksanaan saja. Dilihat bagaimana panitia menyusun kegiatan, bagaimana supaya kita bisa hands on terhadap ini. FEO dengan panitia dengan kita yang dari IMI," jelasnya.

Ia menegaskan tidak akan meniru keseluruhan agenda pre-event di Diriyah untuk diterapkan di Jakarta. Agenda pre-event akan disesuaikan dengan kearifan lokal warga Ibukota dan juga Indonesia.

Widi sendiri tidak ikut karena terpapar covid-19. Ia mengungkapkan dirinya dalam kondisi sehat dan tak ada gejala. Ia hanya melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Saya tidak ikut sih karena covid ini. Isolasi di rumah saja. Sehat. Pilek saja nggak," (OL-4)

BERITA TERKAIT