25 January 2022, 14:34 WIB

Jakpro Enggan Ungkap Penyebab Gagalnya Tender Sirkuit Formula E


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

TENDER pembangunan Sirkuit Formula E yang dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) telah gagal menemukan kontraktor. Namun, pihak Jakpro enggan menyebutkan secara detail penyebab kegagalan tersebut.

Dalam situs e.proc.jakarta-propertindo.com diketahui pengumuman hasil lelang tersebut dilakukan pada 4 Januari lalu. Tercatat nilai harga perkiraan sementara (HPS) pembangunan sirkuit Formula E adalah Rp50.157.633.916.

Baca juga: Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Ciptakan Efek Gentar

Direktur PT Jakpro Widi Amanasto enggan menjelaskan detail penyebab gagalnya tender pembangunan sirkuit Formula E. Namun, ia memastikan kegagalan itu tidak akan mengganggu persiapan penyelenggaraan balapan yang direncanakan dihelat pada Juni 2022 itu.

Pihaknya juga berjanji akan melakukan tender ulang akibat kegagalan lelang tersebut. "Re-tender. Hari ini sudah proses lagi, secepatnya selesai," ujar Widi saat dikonfirmasi, Selasa (25/1).

"Insha Allah segera karena proses re-tender jadi lebih cepat," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Aset PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang juga Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, mengatakan dana pembangunan Sirkuit Formula E yang rencananya digelar di Ancol pada Juni 2022 mencapai Rp150 miliar. Itu berasal dari anggaran perusahaan dan sponsor.

"Sebagian itu sekitar Rp70 miliar kalau tidak salah, saya angkanya mungkin kurang tepat, tapi sekitar segitu Pak dialokasikan dari periode sebelumnya (2019-2020) dan ada penyelesaiannya sekarang Pak," kata Gunung dalam rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (24/1/2022). (Put/A-3)

BERITA TERKAIT