24 January 2022, 12:40 WIB

Polisi Buru Pengeroyok Lansia yang Tewas Karena Dituduh Maling


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

POLISI menyatakan terus memburu pelaku pengeroyokan yang menewaskan seorang pria lanjut usia (lansia), lantaran dituduh maling di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Mufaqqi menuturkan saat ini pihaknya tengah mengejar para pelaku pengeroyokan. "Semoga secepatnya bisa terungkap pelakunya," ujar Ahsanul, Senin (24/1).

Ahsanul membeberkan penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti terkait kasus yang menyebabkan HM pria berusia 80 tahun meninggal.

"Baru kami lidik, baru kami cari pelaku pengeroyokan," ungkapnya.

Sebelumnya, seorang pengemudi mobil berinisial HM (80), meregang nyawa setelah dihakimi massa di Jalan Pulo Kambing, kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (23/1) dini hari.

Warga menghajar pengemudi tersebut, lantaran dikabarkan mencuri sebuah mobil di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.

Massa yang mengetahui adanya pencurian tersebut langsung mengejar pelaku hingga tertangkap di kawasan Pulogadung.

Tanpa tanya apapun, massa langsung menghakimi HM hingga tewas.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi menyatakan ada salah paham soal peristiwa tersebut.

Setelah diusut, pengemudi yang tewas dihakimin massa ternyata bukan pencuri mobil.

"Bukan pencurian, jadi informasi dari Tebet atau Pulogadung dia bawa mobil ngebut diteriaki maling hingga dikejar," ujar Ahsanul saat dikonfirmasi, Minggu (23/1).

Pengemudi yang ketakukan dan panik justru mengebut, lanjut Ahsanul, membuat massa meneriakinya maling.

"Ternyata saat diteriaki jadi timbul massa. Saat kami cek identitasnya, pengemudi tersebut lengkap identitasnya. Enggak ada pencurian, itu salah," ujarnya.

Atas salah paham itu, Ahsanul menyebut pengemudi meninggal dunia karena dikira maling dan dipukuli massa. (OL-13)

Baca Juga: Salah Paham Dikira Curi Mobil Dihakimi Warga Hingga Tewas

BERITA TERKAIT