21 January 2022, 14:49 WIB

Stok Minyak Goreng Aman, Warga Kota Bekasi Jangan Panic Buying


Rudi Kurniawansyah | Megapolitan

KETERSEDIAAN minyak goreng (Migor) satu harga Rp14 ribu per liter dijamin aman di Kota Bekasi.

Lantaran itu, masyarakat diimbau untuk tidak panic buying atau memborong komoditi yang harganya sempat melambung beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi Tedi Hafni Tresnadi mengatakan pihaknya telah melakukan pantauan di beberapa titik ritel modern yang menjual minyak goreng dengan harga sesuai arahan dari Menteri Perdagangan (Mendag).

Di antaranya memantau langsung ke Lotte Mart, Superindo Metropolitan Mall, dan pasar swalayan Hari-Hari Bekasi Cyber Park.

Selain itu, menugaskan aparatur Disdagperin Kota Bekasi dalam melihat penjualan minyak goreng satu harga Rp14 ribu per liter di toko modern serta pasar tradisional.

"Agar masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan dengan minyak goreng satu harga. Setiap ritel modern di Kota Bekasi telah didistribusikan. Jangan sampai panic buying. Belanjalah dengan bijak sesuai kebutuhan," kata Tedi Hafni, Jumat (21/1).

Ia menegaskan ketersediaan minyak goreng satu harga aman sampai pada akhir bulan. Karena itu, warga Kota Bekasi tidak perlu memborong atau panic buying.

"Karena ketersediaan tersebut sudah aman dari pemerintah pusat," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari pantauan ditemukan beberapa warga saat adanya minyak goreng satu harta lalu membeli dengan jumlah banyak.

Padahal dari setiap ritel yang telah menjualnya dibatasi setiap orang membeli dengan maksimal 2 liter agar menghindari dari pembelian dengan sistem memborong.

Ia menambahkan, dalam edaran dari Mendag, tidak hanya ritel modern yang akan menjual minyak goreng tersebut. Pada pekan depan akan masuk di pasar-pasar tradisional dan harus menyetarakan harga sesuai dengan anjuran dari Pemerintah pusat.

"Pada pasar tradisional akan menyesuaikan harga yang telah ditentukan sehingga tidak ada lagi yang melambung tinggi untuk harga dari minyak goreng sawit yang membuat resah para ibu rumah tangga," pungkasnya.(RK/OL-09)

BERITA TERKAIT