15 January 2022, 19:45 WIB

Wagub Sebut DKI Masih Penuhi Syarat Untuk Gelar PTM 100% 


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MEREBAKNYA varian covid-19 omikron di Jakarta membuat pakar epidemiologi meminta pembelajaran tatap muka (PTM) 100% di berbagai wilayah termasuk DKI Jakarta dihentikan dan dikembalikan pada kapasitas 50%. 

Namun demikian, karena merujuk pada surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri, PTM 100% di ibukota pun terus berlanjut. SKB tersebut menyatakan wilayah dengan status PPKM level 1 dan 2 masih bisa menerapkan PTM 100%. DKI Jakarta sendiri berada pada PPKM level 2 saat ini. 

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, DKI Jakarta memenuhi syarat untuk menggelar PTM 100%, diantaranya jumlah vaksinasi covid-19 kepada warga tinggi. 

Riza mengatakan, vaksinasi kepada tenaga pendidik sudah mencapai 89%, vaksin kepada tenaga penunjang pendidikan sudah 91%, vaksin kepada peserta didik sudah mencapai 90%, dan lansia mencapai 70%. 

Baca juga : Jakarta Catat 725 Kasus Omikron per Pagi Ini

"DKI sangat memenuhi syarat," ujarnya di Jakarta, Sabtu (15/1). 

Namun demikian, Riza mengakui masih terdapat 11 sekolah yang ditutup tidak melakukan PTM 100% karena ada 13 siswa dan pelajar yang terpapar covid-19. Sekolah-sekolah tersebut sudah menjalani prosedur penutupan selama lima hari untuk dilakukan sterilisasi dan tracing. Dijadwalkan pekan depan, 11 sekolah tersebut akan memulai PTM kembali. 

"Kami berterima kasih atas semua saran yang sudah masuk. Semua akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan dan juga bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT