12 January 2022, 16:16 WIB

MI dan Polda Metro Jaya Gelar Pelatihan Mengemudi bagi Karyawan


Rahmatul Fajri | Megapolitan

MEDIA Indonesia dan Polda Metro Jaya menggelar pelatihan mengemudi untuk karyawan, keluarga karyawan, dan warga sekitar di kompleks Media Grup, Jakarta Barat. Pelatihan tersebut digelar selama dua hari, yakni Rabu (12/1) dan Kamis (13/1).

Penguji Praktek SIM Satpas SIM Dan Mogot Aipda Bambang Margono mengatakan pelatihan mengemudi roda dua dan roda empat itu diikuti oleh 100 orang pada hari ini.

Ia mengatakan peserta akan mengikuti sejumlah pelatihan dalam mengemudi roda dua, seperti maju-mundur di jalur yang sempit sepanjang 50 meter, pengereman, dan menjaga keseimbangan di jalur zig zag yang telah disediakan.

Sementara itu, untuk peserta pelatihan roda empat akan mengikuti pelatihan parkir kendaraan, pengereman, dan melaju di jalur yang disediakan.

Bambang mengatakan setelah memberikan pelatihan, ia berharap para peserta mendapatkan ilmu dan etika berkendara yang nantinya digunakan untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Jadi, harapannya dengan pelatihan ini peserta bisa melakukan atau berkendara dengan baik dan bisa lulus pembuatan SIM dengan nilai yang baik," kata Bambang, di lokasi, Rabu (12/1).

Baca juga: Sumbang Darah untuk Kemanusiaan, Media Indonesia Gelar Donor Darah

Bambang mengatakan pihaknya telah menyediakan pendaftaran peserta pembuatan SIM beserta alat teori dan praktik berkendara yang digunakan sebagai ujian pembuatan SIM. Ia mengatakan peserta yang lolos uji teori dan praktik akan langsung mendapatkan SIM dan tercatat di arsip Satpas SIM Dan Mogot.

Lebih lanjut, Bambang berharap dengan pelatihan untuk pembuatan SIM ini para peserta dapat mendapatkan etika soal berkendara. Dengan begitu, angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan.

"Harapannya di jalan raya saat berjalan di lalu lintas yang campuran, roda empat dan roda dua mengedepankan etika lalu lintas sesuai ketentuan berlaku. Terlebih bagi karyawan Media Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi dalam melakukan peliputan. Jadi, intinya harus memiliki etika berkendara," katanya. (A-2)

BERITA TERKAIT