03 January 2022, 14:10 WIB

Sekolah di Kota Tangerang Mulai Laksanakan PTM 100 Persen


Sumantri | Megapolitan

SEKOLAH Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang, Banten, mulai hari ini (Senin,3/1) melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di ruang kelas.

Meski begitu dalam implementasinya bangku dan meja di ruang kelas dibuat berjarak sebagai langkah untuk menerapkan protokol kesehatan. "Ini merupakan langkah untuk pencegahan covid-19 di ruang sekolah," kata Wali Kota saat meninjau pelaksanaan PTM 100 Persen di SDN Pondok Bahar 6, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten.

Selain itu, kata Wali Kota, dalam pelaksanaan PTM tersebut, pihaknya juga mengaktifkan kembali satgas covid-19 untuk memastikan semua siswa yang ada di ruang kelas sudah di vaksin.

Sedangkan teknis pelaksanaan PTMnya, lanjut dia, untuk siswa SD kelas 6 dan 1 masuk di hari Senin, kelas 5 dan 2 hari Selasa, Kelas 3 dan 4 hari Rabu, kemudian hari Kamis kembali lagi ke awal. Sedangkan untuk tingkat SMP setiap kelasnya dibagi per-satu hari

"Jadi kapasitas sekolahnya yang kita kurangi. Nanti sisanya tetap mengikuti daring secara bergantian. Sedangkan materinya bisa tetap diberikan, mudah-mudahan pembelajarannya bisa brrjalan optimal," katanya.

Arief menjelaskan, walaupun PTM sudah 100 persen kantin belum diizinkan untuk dibuka. Para pedagang di luar sekolah pun diharapkan melaksanakan protokol kesehatan covid-19, menjaga kebersihannya, memakai masker, dan menjaga agar tidak adanya kerumunan.

Baca Juga: PTM 100%, Kemendikbud-Ristek Harap Sektor Pendidikan Segera Pulih

"Untuk menjaga kerumunan anak-anak tidak diizinkan istirahat di luar kelas. Kalau istirahat mereka mau minum, dan makan diberikan kesempatan di kelas," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengatakan bahwa pelaksanaan tatap muka dilakukan secara bertahap. Pada pekan pertama tahun 2022 ini, PTM di seluruh sekolah yang tersebar di Kota Tangerang dilakukan seminggu dua kali.

Lalu selanjutnya akan dilakukan evaluasi rutin terhadap kebijakan itu. Tujuannya untuk menentukan aturan yang diterapkan ke depannya. “Jika tidak ada tambahan-tambahan yang terinfeksi (Covid-19) maka akan kita lanjutkan nanti bisa jadi seminggu 3, 4, dan seterusnya,” tuturnya.

Lebih jauh Jamal menjelaskan, PTM 100 persen yang mengacu pada SKB empat menteri ini berlangsung maksimal enam jam di setiap pertemuannya. Di sisi lain, Jamal menuturkan orang tua masih diperkenankan memilih anaknya bisa menghadiri PTM atau belajar secara online di rumah.

“Kita kan masih ada virtual jadi bisa diselenggarakan secara daring ataupun luring. Fleksibel lah, orang tua masih bisa kita berikan untuk memilih,” ucapnya.

Jamaluddin menambahkan, sekolah yang menggelar PTM 100 persen di Kota Tangerang ini diketahui berjumlah 445 SD dan 201 SMP. (OL-13)

BERITA TERKAIT