31 December 2021, 11:59 WIB

PSI Pertanyakan Kajian Pemilihan Lokasi Sirkuit Formula E


Hilda Julaika | Megapolitan

WAKIL Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mempertanyakan wilayah lintasan Formula E Jakarta yang ternyata di tanah lokasi pembuangan lumpur. Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mempunyai perencanaan yang terukur.

“Ini yang terjadi kalau perencanaan termasuk penentuan trek tidak dikaji dulu. Tidak ada rencana terukur,” kecam Anggara dalam keterangan resmi, Jumat (31/12).

Keputusan pemilihan lokasi sirkuit ini, menurut Anggara, tidak memiliki proses yang terbuka. Dia juga menduga pemilihan lokasi sirkuit Formula E Jakarta tidak memiliki studi kelayakan.

Baca juga: Pembangunan Sirkuit Formula-E Ditaksir Telan Anggaran Rp100 Miliar

“Makanya, dari awal, kami bilang harus ada transparansi karena ini acara yang pakai uang rakyat dan di atas tanah perusahaan daerah pula. Jangan-jangan penentuan trek ini belum ada studi kelayakannya,” tambah Anggara.

Anggara meminta Anies belajar dari uji coba pembangunan sirkuit Formula E yang merusak cagar budaya Monas. Menurutnya, kompensasi yang harus dibayar untuk pelaksanaan kegiatan ini sangat besar.

“Kami ingatkan jangan sampai ada kerugian atau kerusakan lingkungan akibat pembangunan sirkuit Formula E karena perencanaan yang tidak hati-hati. Terlalu banyak yang harus kita bayar, biaya cagar budaya yang rusak, pohon, dan lain-lain, sementara event ini tidak jelas manfaat langsungnya di tengah situasi pandemi seperti sekarang,” tutup Anggara. (OL-1)

BERITA TERKAIT