29 December 2021, 20:53 WIB

Dirut Ancol: Jika Tidak Pinjam Uang Ancol Bisa Tutup Selamanya 


Selamat Saragih |

DIREKTUR Utama PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Teuku Sahir Syahali menyatakan, jika manajemen PT PJA tidak meminjam uang Rp1,2 triliun ke Bank DKI kemungkinan tempat wisata Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) akan tutup selamanya. 

Faktor pandemi Covid-19 yang menggerus kunjungan wisatawan ke Ancol membuat mimpi buruk itu bisa jadi nyata. 

"Tentunya dalam pandemi ini kalau kita enggak meminjam uang dan kita enggak minta PMD, kondisi Ancol pasti akan tutup selamanya, akan berat," kata Sahir dalam rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta yang digelar Selasa (28/12). 

Sahir menambahkan, biaya operasional Ancol tetap berjalan meski kondisi wisatawan tidak menjamin cash flow membaik. 

Sebab, lanjutnya, ada hewan peliharaan di Sea World yang harus dirawat dan diberi makanan setiap harinya. Begitu juga dengan biaya pembayaran listrik untuk pemeliharaan. 

Baca juga : DPRD DKI Ragu Sirkuit Formula E di Ancol Bisa Kelar Tepat Waktu 

Termasuk pemeliharaan wahana Dunia Fantasi (Dufan) yang harus dinyalakan setiap hari agar tidak mengalami kerusakan. 

"Kedua, kita kan menggaji segenap karyawan Ancol, tidak ada PHK. Di sisi lain pendapatan kita nol," ujarnya. 

Sahir mengatakan, beban operasional tersebut harus ditanggung Ancol pada saat tidak ada pemasukan karena Pandemi Covid-19. 

"Kita sangat kesulitan keuangan. Kita juga sangat berat beban akibat pandemi-19. Kalau tidak meminjam uang berarti hewan kita tidak bisa dikasi makan, seaworldnya tutup, kita tidak bayar listrik kemudian (wahana) Dufan juga akan rusak," ungkap Sahir. (OL-7)

BERITA TERKAIT